BPOM Rencana Dorong Usaha Minyak Kayu Putih Punya Izin

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – BPOM berencana mendorong pemilik usaha produk obat tradisional khas Maluku untuk mendapat izin keamanan dan edar. Hal itu diupayakan agar ada pemaksimalan penjualan dan menjamin keamanan konsumen.

Untuk itu BPOM Kota Ambon bakal bertemu dengan pemerintah kota dalam hal ini dinas kesehatan untuk membahas hal tersebut.

“Obat tradisional ini seperti minyak kayu putih, cengkeh, sereh. Memang hanya gosok di kulit tapi alangkah baiknya kalau punya izin. Ini malah menguntungkan penjualannya,” terang Kepala BPOM Kota Ambon, Hariani kepada wartawan di kantornya kemarin, (3/2/2021).

Minyak kayu putih dan sejenisnya memang marak dijual di Ambon. Namun permintaan pasar semakin tinggi di musim pandemi. Sayangnya dia menilai penjualannya jadi kurang maksimal. Mayoritas usaha minyak kayu putih yang bermunculan belum mengantongi izin kemanan dan edar dari dinkes dan BPOM.

Izin ini kata Hariani, bertujuan untuk memastikan kandungan atsiri dalam minyak serta jaminan kemanana penggunaan. “Kan orang tahu minyak kayu putih itu bagus. Tapi kadarnya itu beda-beda. Kalau dites kan bisa tahu kadar berapa. Jadi konsumen yang pakai juga rasa aman,” terang dia.

Tak hanya dengan dua izin tersebut, pengusaha lebih leluasa menjual produk di berbagai toko. Dengan begitu cakupan pemasarannya pun lebih luas. Hal itu tengah digodok pihaknya untuk dibawa ke dinas kesehatan. “Ini kita lagi bahas dulu terus ketemu dengan pemda,” tuturnya. (PRISKA BIRAHY)