BPOM Sidak Pangan Segar Dan Olahan Di Pasar Mardika

by
Petugas BPOM mengecek pangan olahan pada sejumlah toko di Pasar Mardika Ambon padi taai (26/2). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) turun lapangan menggelar sidak bahan pangan segar dan makanan olahan bersama sejumlah pihak terkait, Selasa (26/2/2019). Mereka mendatangi beberapa toko yang ada di Pasar Mardika dan lapak ikan di Pasar Arumbai untuk pengecekkan dan pengambilan sampel.

Bahan pangan segar yang diambil contohnya seperti ikan, kepiting, cumi dan ayam potong. Sedangkah pangan olahan seperti bakso, mie basah juga tempe tahu. Pengambilan sampel untuk memastikan ada tidaknya kandungan bahan berbahaya. Ada tiga bahan yang harus dibuktikan dalam sampel.

“Kami turun untuk ambil samplenya. Itu untuk ngecek apa ada kandungan boraks, formalin atau rodamin atau tidak,” jelas Dadang Syam Kepala Penanggungjawab Wilayah kerja Pelabuhan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Ambon.

Kepada wartawan Dadang menjelaskan, tim yang turun mengambil sejumlah sampel yang kemudian akan dicek di laboratorium milik BPOM. Seperti pengambilan sampel ikan tuna cacah di pasar Arumbai. Langkah itu lanjut Dadang untuk memastikan apakah ada kandungan kimianya.

Usai itu tim melanjutkan sidak ke toko-toko kelontong atau yang menjual bahan pangan olahan. Seperti dua toko yang menjual ayam potong es serta produk olahan chicken nugget. Beberapa hal yang dipantau ketat yakni sumber pasokan bahan pangan, batas waktu kedaluarsa dan kondisi fisik. Dari pantauan Terasmaluku.com, salah seorang petugas BPOM serius menanyakan pemasok ayam potong kepada pemilik usaha.

Pihaknya mengkhawatirkan ada kandungan tiga bahan tadi pada bahan pangan yang dijual. Namun untuk memastikan, akan ada pemeriksaan lanjut di laboratorium BPOM. Saat ditanya soal target oprasi, mereka menyebut pemilihan lokasi acak. “Lokasinya acak, kami sesuaikan dengan insting  sih, karena sering turun lapangan jadi sudah tahu mana-mana saja yang dicurigai. Tapi akan tetap lakukan pembuktian,” jelas seorang petugas BPOM.

Menurutnya usai pemeriksaan barulah BPOM merilis hasil pengambilan sampel bahan pangan tadi. langkah itu dilakukan untuk memberikan keamanan bagi masyarakat Ambon dan pengawasan jika ada penjual nakal yang sengaja menambahkan bahan berbahaya.  (PRISKA BIRAHY)