Buaya Keluar Habitat Akhirnya Dilepas Kembali di Suaka Alam Masbait

by
sumber/dok. BKSDA Maluku

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Di awal pekan ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam Maluku (BKSDA) melepas seekor buaya di muara sungai yang berada disekitar kawasan konservasi SA. Masbait, Pulau Buru, Maluku.

Berdasarkan hasil penelusuran buaya tersebut ditemukan sering muncul di sekitar permukiman warga Desa Ubung, Namlea, Buru pada Senin 20 April 2020. Petugas babinsa koramil Namlea aparatdesa Ubung dan beberapa wargalah yang kali pertama berhasil menangkap dan mengamankan seekor buaya muara (Crocodylus porosus) itu.

Loading...

Petugas BKSDA Maluku, Seto menjelaskan kemunculan buaya di sekitar permukiman sudah sering dilihat warga. Hal itu jelas cukup meresahkan mereka. “Karena sudah sering dilihat akhirnya mereka tangkap dan selamatkan buaya itu pakai jebakan pancing umpan hidup,” jelas Seto kepada Terasmaluku.com, Sabtu (25/4/2020) berdasarkan rilis yang diterbitkan BKSDA Maluku.

Dari hasil pemeriksaan, kata Seto, terdapat bekas luka gigitan di sekitar badan buaya jantan itu. Kemungkinan besar buaya sepanjang 110 cm itu berasal dari muara sungai di wilayah Jikumerasa. Wilayah tersebut memang merupakan salah satu habitat asli buaya di Pulau Buru. Dugaan sementara keluarnya buaya dari habitat akibat ada persaingan wilayah antar sesama spesies.

“Berdasarkan hasil diskusi dengan beberapa aparat terkait dan tokoh masyarakat sekitar, akhirnya diputuskan bahwa buaya yang tertangkap tersebut akan diserahkan ke kami untuk dilepasliarkan,” lanjut Seto.

Buaya itu lantas dilepas kembali di alam keesokan harinya pada Selasa 21 April 2020. Lokasi pelepasan yaitu di sekitar kawasan konservasi SA. Masbait dekat Desa Masarete yang berjarak cukup jauh dari permukiman penduduk. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *