Bulog Maluku Berangkatkan 600 Pemudik Gratis Ke Banda Naira, Tahun Depan Buka Jalur Tual

by
Kepala Divre Perum Bulog Maluku dan Malut, Arif Mandu melepas keberangkatan peserta program Mudik Bareng di Halaman Kantor Bulog kawasan Waihaong Ambon, Rabu (29/5/2019). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Maluku dan Maluku Utara (Malut) memberangkatkan 600 pemudik gratis ke Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah dalam program BUMN Mudik Bareng Hari Raya Idul Fitri 2019.

Pelepasan peserta Mudik Bareng ini dilakukan Kepala Perum Bulog Divre Maluku dan Malut Arif Mandu yang berlangsung di halaman Kantor Bulog, Rabu (29/5/2019).

Peserta Mudik Bareng antri tiket

Saat pelepasan, Arif didampingi pejabat Pelni Cabang Ambon menyerahkan tiket dan paket bantuan kepada perwakilan pemudik. Peserta Mudik Bareng akan diberangkatkan ke Pelabuhan Banda Naira dari Pelabuhan Ambon dengan menggunakan KM. Nggapulu pada Kamis (30/5/2019) pagi.

Arif mengatakan program Mudik Bareng BUMN dari Bulog Divre Maluku ini memasuki tahun kedua. Dan jumlah pemudik terus meningkat. Pada 2018, jumlah pemudik yang diberangkatkan dengan kapal Pelni ke Banda Naira berjumlah 300 orang. Namun di tahun 2019 ini jatahnya naik menjadi 600 orang.

Ia mengatakan trend program Mudik Bareng sangat dibutuhkan warga. Di hari pertama pembukaan saja sudah terdaftar 600 orang calon pemudik. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan atasannya dan Kementerian BUMN di Jakarta, namun karena seat, tempat dan jalur kapal Pelni terbatas maka kuota 600 orang ke Banda tidak bisa ditambah lagi.

Loading...

“Diharapkan tahun depan untuk Mudik Bareng jalur Banda seatnya ditambah, dari 600 kalau bisa naik lagi seratus persen jadi 1.200 atau minimal 1.000 seat, karena program ini dibutuhkan warga. Warga sangat atusias dengan program ini, 600 ini di hari pertama kita buka pendaftaran langsung penuh, masih banyak pendaftar namun karena tidak ada seat di kapal, langsung kita tutup,” kata Arif.

Arif meminta pemudik untuk menikmati perjalanan ini sehingga tiba dengan selamat di kampung halaman. Baginya pelayaran mudik kali ini lebih baik lagi, karena Pelni meningkatkan pelayanan, hanya mengangkut penumpang tujuan Banda. “Bukan soal gratisnya, tapi perjalanan ini harus dinikmati, pelayaran yang aman dan nyaman sehingga tiba di kampung halaman dengan selamat, dan selamat berlebaran,” kata Arif.

Arif juga mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Deputi Infrastruktur Sarana dan Prasarana Kementerian BUMN Hamka Samal yang menangani program Mudik Bareng agar tahun depan ada penambahan seat dan jalur ke Pelabuhan Tual. “Mudah-mudahan tahun depan Mudik Bareng ini selain ada tambahan seat untuk jalur Ambon Banda juga ada tambahan jalur ke Tual,” ungkap Arif. (ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *