BUMD MEA Siap Kelola PI Masela 10 Persen

by
Gubernur Maluku Murad Ismail menjadi pembicara pada webinar Sosialiasi Vaksinasi Covid-19 bagi Tim Penggerak PKK dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) regional 2 Wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua dan Maluku, Selasa (9/2/2021). FOTO : HUMASMALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Maluku Energi Abadi (MEA), siap mengelola Participating Interest (PI) atau Hak Partisipasi 10 persen Blok Masela. Hal ini, setelah Pemprov Maluku memastikan akan kesiapan BUMD tersebut.

Dengan hak ini, perusahaan yang 99 persen sahamnya dimiliki Pemprov Maluku itu, bakal menanggung 10 persen dari total biaya investasi pengembangan Blok Masela yang ditaksir mencapai USD20 miliar, atau sekitar Rp.300 triliun.

Gubernur Maluku, Murad Ismail, mengungkapkan, pihaknya siap menjalankan prosedur sesuai kewenangan. Pemprov juga sudah melaksanakan tahapan prosedur sesuai aturan. Hingga saat ini, mereka sudah merampungkan prosedur tahap keenam, dari sepuluh tahapan yang diatur oleh pemerintah pusat.

“Pemprov tak akan melampaui kewenangan yang diatur dalam perundang-undangan,” kata Murad di Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Mantan Komandan Korps Brimob ini menjelaskan, tahapan keenam yang telah dituntaskan yakni, berupa menerima surat penawaran dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Masela, yakni Inpex Masela, dan telah mengembalikan dokumen minat dan kesanggupannya.

“Dan saat ini, kami sedang memasuki tahapan ketujuh untuk mendapatkan Hak Partisipasi sebesar 10 persen dalam proyek Lapangan Abadi Masela,”

soal ada kebijakan lain, itu bukan kewenangan kami. Yg jelas kami melakukan tahapan demi tahapan berdasarkan regulasi yg berkaluku sesuai kewenangan provinsi . jelas Murad.