Bungkus Daging Kurban Dengan Daun Ala Remaja Masjid Telaga Kodok

by
Remaja masjid Al-Falah Telaga Kodok saat membagikan daging kurban yang meraka bungkus dengan daun Kora-kora yang ramah lingkungan, (21/7). FOTO: Istimewa

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Pembagain daging kurban saat perayaan idul adha dilakukan sedikit berbeda oleh Remaja Masjid Al-Falah, Telaga Kodok, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon. Daging kurban dibungkus tidak dengan kantong plastk. Melainkan dengan daun Kora-kora.

Kreatifitas remaja masjid ini merupakan yang kali pertama. Mereka menginisiasi pembagian daging tanpa kantong plastik sebagai salah satu cara mengurangi sampah plastik.

Daging yang dibungkus dengan Daun Kora-kora yang ada di Telaga Kodok

“Ini inisiatif dari Kami Remaja Masjid Dan Pembina Remaja Masjid di dukung oleh Dompet Dhuafa sebagi mitra Program. Ini pertama kali dilakukan dan akan jadi Agenda tahunan,” kata Ketua pantia Qurban idul adha 2021, Wahyu Ady kemarin, (20/7/2021).

Selama ini proses membagi-bagikan daging ke warga menggunakan kantong plastik. Namun, menurut Wahyu kali ini remaja masjid ingin memberlakukan gaya hidup baru yang pro lingkungan. Langkah sederhananya dengan mengganti pembungkus daging dengan daun.

Daun Kora-kora mereka peroleh dari sekitar tempat tinggal mereka di Telaga kodok. “Cara ini agar lebih banyak mengurangi penggunaan plastik ketika berkurban nanti. Jadi kita berkurban dengan sistem ramah lingkungan,” lanjut dia.

Penyemprotan disinfectant di sekitar masjid Al-Falah

Total Jumlah paket daging yang dibagi sebanyak 140 dengan ketentuan 1,5 Kg Bagi Para janda, yatim dan mualaf. Remas juga membagikan daging kurban berbungkus ramah lingkungan kepada petugas di pos penjagaan PPKM Mikro Hunuth.

Mereka berharap aksi mengganti pelastik dengan daun dapat diterapkan nanti pada evnt selanjutnya.

Sebelumnya, pihak remas juga menginisiasi penyemprotan disinfektan di area sekitar masjid. Cara itu untuk menyiapkan area tempat beribadah dan pemotongan hewan kurban.

“Penyemprotan dilakukan sesuai aturan prokes Maklumat MUI Provinsi Maluku tentang pelaksanaan Pemotongan Hewan kurban,” ucap Wahyu. (PRISKA BIRAHY)