Bupati Buru Buka Festival Pesona dan Bupolo Fair

by
Bupati Buru Ramly Usamudi didampingi Wakil Bupati Buru Djuhana Soedrajat

NAMLEA-Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru menjadikan Buru sebagai salah satu destinasi tujuan wisata di Indonesia terus dilakukan. Dalam rangka mempromosikan potensi wisata kabupaten itu, Dinas Periwisata dan Infokom Pemkab Buru menggelar Festival Pesona Bupolo 2016. Kegiatan ini dibuka secara resmi Bupati Buru Ramly Umasugi di Lapangan Pattimura Kota Namlea, Sabtu (8/10) malam. Dalam waktu bersamaan, Bupati juga membuka pelaksanaan Bupolo Fair II, yakni pameran pembangunan dan ekspo hasil – hasil pembangunan di wilayah itu.
Dalam sambutannya, Bupati menyatakan Pemkab Buru terus berupaya dan mendorong agar Kabupaten Buru menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Maluku dan Indonesia. Negeri dengan sebutan Bopolo ini, kaya akan berbagai potensi wisatanya baik alam, pantai, sejarahnya, budaya serta kulinerya.
“Karena itu, Festival Pesona Bupolo ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan berbagai potensi wisata yang belum banyak diketahui masyarakat luas,” kata Bupati yang didampingi Wakil Bupati Buru Djuhana Soedrajat dan Sekda Buru, Achmad Assagaf.
Kabupaten Buru selama ini dikenal hal yang negatif, yakni sebagai pulau pembuangan bekas tahanan politik. Namun sisi lainnya, Buru menyimpan berbagai pesona keindahan dan kecantikan alamnya. Kabupaten Buru juga dikenal kaya akan berbagai potensi sumber daya alam, seperti tambang emas, pertanian, minyak kayu putih dan lumpung beras di Maluku. Diharapkan dengan iven ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan asing ke daerah itu.
“Ini potensi bagi kami di Buru, kami juga memiliki pesona alam yang indah dan cantik. Ada juga Dana Rana, yang terbesar di Maluku, yang unik. Buru memiliki potensi wisata yang lengkap. Ada wisata sejarah, wisata alam, pantai, budaya dan juga kulinernya. Karena kami silahkan datang ke Buru, menikmati pesona alam dan keramahtamahan warganya,” katanya.
Pemkab Buru menargetkan kunjungan wisatan nusantara di tahun ini sekitar 21.230 orang, sedangkan wisatawan asing 570 orang, dengan nilai transaksi ekonomi sekitar Rp 30.3 miliar. Jika kunjungan wisatawan meningkat menurut Bupati tentu akan mendatangkan keuntungan ekonomi bagi warganya. Dalam kesempatan ini juga Bupati membuka Bupolo Fair II, yakni pameran dan ekspo hasil – hasil pembangunan yang. Festival Pesona Bupolo digelar selain mempromosikan potensi wisata, juga untuk mengibur warga menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buru ke 17 yakni pada Rabu (12/10) nanti. ADI