Bupati Buru Jalani Swab, Pimpinan OPD Dan ASN Akhirnya Ikut

by
Bupati Buru Ramly Umasugi menjalani tes swab di Kantor Bupati Buru, Rabu (30/9/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi menjalani swab. Bupati bersama seluruh pimpinan OPD, pejabat esalon III dan IV serta sejumlah wartawan diambil spesimen swab tenggorokan dan hidung bertempat di Kantor Bupati, Rabu (30/9/2020).

BACA JUGA : WADUH, ASN Pemkab Buru Kabur Tinggalkan Kantor Saat Hendak Tes Swab

Swab tenggorokan dan hidung itu awalnya ditujukan kepada pejabat esalon II dan pejabat Esalon III. Ini dilakukan untuk memberi contoh bagi ASN lainnya yang memilih kabur dari perkantoran saat petugas kesehatan hendak melakukan test swab Senin (28/9/2020) hingga Selasa (29/9/2020) .

Pengambilan sweb pertama dilakukan kepada Asisten III, Mansur Mamulaty dan dilanjutkan kepada seluruh pimpinan OPD. Sejumlah wartawan di Kabupaten Buru juga ikut diswab.

Bupati yang datang ke kantor sekitar pukul 10.00 WIT juga menjalani swab. “Pimpinan harus memberi contoh. Ini demi kebaikan kita bersama guna menemukan OTG Covid-19, sehingga dapat diputus matarantai peredaran Covid,”ujar Bupati.

Kehadiran bupati dan seluruh pejabat esalon II itu turut memotivasi bawahan mereka dengan dibuatnya video pendek oleh wartawan yang dikirim ke WA kalangan ASN.

Loading...

Spontan mulai hilang rasa takut ASN, sehingga sampai Rabu siang, tim tenaga kesehatan berhasil melakukan swab 120 orang.”Baru pak bupati, pejabat esalon II, III, dan IV beserta beberapa rekan wartawan serta sejumlah PNS yang tadi suka rela diswab,”terang Jubir Satgas Covid-19, Nani Rahim.

Sementara itu kepada para wartawan bupati menegaskan, kejadian ASN yang kabur saat hendak diswab itu akibat mereka terprovokasi tontonan di tv, youtube dan medsos kalau swab itu menyakitkan.”Mereka lari karena kebanyakan nonton tv dan youtube yang buat siaran-siaran menakutkan, sehingga mereka berpikir sweb itu sakit, padahal tidak, saya baru swab, tidak sakit,”ungkut Bupati.

Namun setelah diberikan pemahaman betapa pentingnya sweb untuk pastikan masing-masing orang tidak terpapar Covid 19 dan tidak menyebarkannya ke lingkungan keluarga. “Jadi harus sweb.Kemarin saya sudah perintahkan dan hati ini seluruh pejabat esalon II, III dan IV, hadir,”katanya senang.

Terkait sweb di masyarakat, Ramly menjelaskan batu dimulai di lingkungan sekolah.”Karena kita telah diberikan kepercayaan untuk membuka sekolah, belajar tatap muka langsung, maka kita lakukan sweb di sana. Alhamdulillah semuanya negatif,”pungkas Ramly. (DEE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *