Bupati Buru Ratas Terkait Virus Corona Dengan Kemendagri Lewat Video Coference

by
Bupati Buru Ramly Umasugi (kanan) mengikuti rapat terbatas dengan Kemendagri secara online tentang pánanganan virus corona, Jumat (3/4/2020). FOTO : ANTO RADA

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Bupati Buru Ramly Umasugi mengikuti rapat terbatas (Ratas) dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tim Gugus Tugas Nasional Virus Corona  atau Covid-19 secara online melalui Video Conference, Jumat (3/4/2020). Dalam rapat membahas penanganan Virus Corona ini,  Bupati yang berada di Kantor Bupati Buru ini melibatkan  seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Buru. Mereka terhubung secara online dengan Kemendagri.

Ratas dengan sistem online itu, juga diikuti beberapa Gugus Tugas daerah lainnya di Indonesia,  yakni Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur,  termasuk Maluku. Ratas tersebut digelar untuk mendengar langsung penjelasan singkat terkait penanganan penyebaran Covid-19 yang kini telah menjangkiti hampir seluruh wilayah provinsi di Indonesia.

Bupati dan jajarannya mendengar penjelasan tim Gugus Tugas Nasional COVID-19. Bupati menjelaskan hingga kini belum ada pasien dalam pemantauan (PDP) apalagi pasien positif virus corona di Kabupaten Buru. Yang ada hanyalah  Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang berjumlah 33 kasus pada Kamis (2/4/2020).

Loading...

“Hingga Kamis 2 April 20202, belum ada PDP apalagi yang positif, yang ada hanya OPD berjumlah 33 orang. Kami berdoa dan bekerja keras agar tidak ditemukan PDP hingga positif di daerah kami,” kata Bupati.

Bupati mengatakan untuk mecegah masuknya virus corona di Kabupaten Buru, pihaknya melakukan berbagai langkah antisipasi sesuai anjuran pemerintah pusat. Yakni, melibutkan aktivitas sekolah, aktivitas perkantoran, ASN bekerja dari rumah, melakukan pengawasan kepada penumpang kapal dan pesawat yang tiba di Kota Namlea, Ibukota Kabupaten Buru.

“Untuk pintu masuk ke Kabupaten Buru, baik lewat jalur laut dan udara kita tingkatkan pengawasan, setiap orang yang datang kita periksa suhu tubuh, periksa kesehatan dan data identitas mereka. Sementara untuk pintu masuk jalur darat dari Kabupaten Buru Selatan sudah ditutup sementara waktu,” ungkap Bupati. (an)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *