Bupati : Satu Demi Satu Daerah Terisolir di SBB Dibuka Jalan Raya

by
Bupati SBB Yasin Payapo FOTO :DOK. (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-PIRU- Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Mohammad Yasin Payapo memastikan satu demi satu wilayah terisolir di daerahnya akan terkases oleh jalan raya. Pemerintah daerah akan membuka jalan baru sehingga dapat menghubungkan daerah-daerah yang terisolasi.

Bupati menyampaikan hal ini saat memantau langsung proses pembongkaran ruas jalan baru yang menghubungkan beberapa dusun di Kecamatan Huamual pada Selasa (25/6/2019). Misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBB periode 2017-2022 dibawah kepemimpinan Bupati Yasin Payapo untuk membuka keterisolasian di beberapa kecamatan tentu bukanlah isapan jempol.

Hal itu bisa dilihat dengan dibukanya beberapa ruas jalan baru. Seperti Kairatu Pengunungan, Taniwel pegunungan hingga ke Desa Riri, Kecamatan Huamual dan beberapa kecamatan lainnya yang telah masuk dalam rencana strategis pembangunan Pemerintah Kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa itu.

“Misi kami seleku Pemerintah Kabupaten untuk membuka akses jalan ke semua wilayah yang selama ini terisolasi adalah prioritas utama. Sebab ada beberapa daerah yang selama ini kurang lebih 10 tahun hampir tidak merasakan pembangunan dari pemerintah kabupaten,”ungkap Bupati Yasin Payapo.

Karena itu Bupati secara langsung memantau pembongkaran jalan yang sementara berlangsung di sejumlah dusun di Kecamatan Huamual. Bupati ingin memastikan sejauhmana proses pembukaan jalan baru itu.

Saat memantau pembukaan jalan baru, Bupati yang didampingi sejumlah kepala dusun, tokoh agama serta Babinsa setempat itu mengatakan, priotas pembangunan dengan membuka akses jalan ke wilayah terisolir tak lain adalah demi terwujudanya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di SBB.

loading...

“Tingkat kesejahteraan suatu daerah manapun itu diukur dari sarana dan prasarana yang memadai. Olehnya membuka akses jalan adalah bagian dari cara untuk keluar dari kemiskinan,” ungkap Yasin.

Yasin menyebutkan sejak dilantik pada Mei 2 tahun silam, hampir 200 kilometer jalan telah dibuka, baik itu peningkatan jalan maupun pembongkaran ruas jalan baru.

Jika ada wilayah-wilayah yang belum dijangkau oleh pembangunan seperti jalan, Yasin berharap agar masyarakat sedikit bersabar. Sebab lanjut Yasin, Kabupaten SBB memiliki wilayah yang cukup luas, serta anggaran yang terbatas tidak mungkin pembangunan dilakukan sekaligus.

“Sekali lagi ini adalah misi Pemerintah Kabupaten SBB untuk membuka keterisolasian. Olehnya itu untuk saudara-saudaraku di pegunungan maupun wilayah pesisir yang belum terakses jalan raya untuk tetap berbesar hati. Secara perlahan keterisolasian ini pasti tersentuh akses jalan raya,” kata Yasin Payapo. (FADLI BUFAKAR)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *