Bupati SBB Masuk RSUP Ambon Dengan Gejala Ini

by
RSUP. dr. Johanes Leimena Ambon. foto : terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dokter spesialis paru RSUP dr. Johanes Leimena Ambon, dr. Vebiyanti Tentua mengungkapkan, saat masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), Bupati SBB, Muhammad Yasin Payapo miliki gejala demam, batuk dan sesak nafas.

Bupati Seram Bagian Barat (SBB) M. Yasin Payapo. FOTO : Tangkapan layar

BACA JUGA : RSUP Ambon : Bupati Positif Covid

BACA JUGA : KABAR DUKA, Bupati SBB Meninggal Dunia

“Pasien (Bupati) keluhkan demam, sesak nafas dan batuk dan dari hasil pemeriksaan laboratorium memang ada infelsi di paru-paru,”tuturnya saat berikan keterangan pers di RSUp Ambon, Minggu (1/8/2021) sore didampingi Direktur Utama RSUP dr. Johanes Leimena Ambon, dr. Celestinus Eigya Munthe dan Direktur Medik, dr. Yan Aslian Noor.

Menyinggung ada keterangan dari pihak Hanura yang mengatakan Bupati SBB meninggal karena penyakit asam, dr. Vebi kembali menjawab gejalanya adalah demam, batuk dan sesak nafas.

BACA JUGA : Kader Hanura : Bupati SBB Meninggal Karena Asam Lambung

“Dari awal keluhannya itu demam, sesak nafas dan batuk,”jawabnya lagi.

Kembali ditanyai itu artinya Bupati SBB meninggal karena Covid, dr. Vebi mengatakan hasil pemeriksaan rapid test antigen iya positif Covid. “dari hasil antigen, antigen ya positif, itu saja,”tandasnya.

Direktur Utama RSUP dr. Johanes Leimena Ambon, dr. Celestinus Eigya Munthe saat berikan keterangan di RSUP Ambon, Minggu sore. Foto : terasmaluku.com

Hal ini juga disampaikan Direktur Utama RSUP dr. Johanes Leimena Ambon, dr. Celestinus Eigya Munthe.

Bahkan kata Celestinus, Bupati SBB keluhan sesak nafas dan batuk oleh Bupati SBB ini sudah sejak seminggu lamanya disamping ada penyakit bawaan yakni jantung dan darah tinggi. “Masuk IGD dengan keluhan umum batuk sesak nafas sejak satu minggu lalu disamping penyakit jantung, darah tinggi, kolesterol,”tandasnya.