Bupati SBB Tinjau Lokasi Tambang Nikel Ilegal Gunung Tinggi

by
Bupati SBB M. Yasin Payapo meninjau lokasi tambang nikel ilegal di Gunung Tinggi Talaga Piru Kabupaten SBB , Jumat (18/5/2018) pagi. FOTO : FADLI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-PIRU-Maluku kayak tak hanya dari hasil laut tapi perut buminya. Selain tambang emas di Pulau Buru, di Seram pun terdapat tambang nikel. Meski begitu eksploitasi hasil bumi dan dominasi pihak tertentu lahirkan aktifitas tambang ilegal. Seperti yang terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Bupati SBB, M. Yasin Payapo, Jumat (18/5/2018) pagi  mengunjungi lokasi tambang nikel ilegal di wilayah pemerintahnnya itu.

Tambang yang berlokasi di Gunung Tinggi Talaga Piru Kabupaten SBB merupakan tambang yang dikelola pihak swasta. Kuat dugaan Yasin, tambang tersebut merupakan tambang ilegal lantaran pihaknya tidak mengetahui terkait aktifitas pertambangan yang ada di situ. “Tambang ini milik mantan bupati terdahulu dan Pemda hingga hari kni tidak tahu tentang kegiatan itu,” jelas Yasin.

Peninjauan lokasi tambang ilegal diikuti oleh perwira penghubung Kabupaten SBB Mayor Inf. D. Mado, Wakapolres SBB Kompol Backri Hehanussa, Kasat intel Polres SBB AKP J. Weno, Kadis Lingkungan Hidup Alvin Tuasun serta Kabak Humas Yosep Sapasuru. Tambang nikel yang dimaksud dikelola oleh PT. Manusela Prima Mining (MPM) milik Jacobus Puttileihalat mantan Bupati SBB.

Yasin meyakini hingga kunjungannya itu, pihaknya maupun dinas terkait tidak tahu-menahu perihal aktifitas tambang di Gunung Tinggi. Apalagi menurut Yasin, lokasi yang dijadikan lahan tambang itu berstatua sengketa. Yakni antara Jacobus Puttileihalat dan keluarga Manuputty. “Lahan tambang ini  masi bermasalah, jadi masih ilegal,” ujar Yasin.

Menurut Yasin, usai ini Pemerintah Daerah Kabupaten SBB  akan memanggil pihak  PT.  MPM, untuk menanyakan kelengkapan surat Izin melakukan kegiatan di wilayah tambang Nikel Gunung Tinggi tersebut. “Kita akan panggil pihak perusahaan  untuk menanyakan semua perlengkapan perusahaan biar jelas,”  tegasnya. (FAD)