Bupati Temui Menkes, Buru Dapat 5 Miliar Untuk Puskesmas Dan Setujui Pembangunan RS Regional

by
Menkes RI, Dr. Nila A. Muluk bersama Bupati Buru Ramly Umasugi bertemu di sela – sela Raker Kesda di Kota Dobo Kabupaten Kepulauan Aru, Minggu (5/11). FOTO : DOK. HUMAS PEMKAB BURU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Bupati Buru Ramly I. Umasugi memanfaatkan betul Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Raker Kesda) di Kota Dobo Kabupaten Kepulauan Aru, yang dihadiri Menteri Kesehatan (Menkes) RI,  Dr. Nila A. Muluk. Di sela – sela Raker Kesda itu, Bupati Ramly menggelar pertemuan dengan  Menkes  Nila, pada  Minggu (5/11).

Dalam pertemuan itu, Bupati Ramly menyampaikan berbagai  program pembangunan kesehatan di Kabupaten Buru kepada Menkes Nila. Hasil pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru pada 2018 akan mendapat bantuan sekitar Rp 5 miliar untuk alokasi pembangunan enam  Puskesmas.

Loading…

“Kabupaten Buru pada 2018 akan mendapat bantuan sekitar Rp 5 miliar. Bantuan tersebut untuk  alokasi pembangunan enam buah Puskesmas,” kata Bupati dalam siaran  pers  yang dikirim Kabag  Humas Pemkab Buru Syahfan Ifan Umasugi kepada Terasmaluku.com, Senin (6/11).

Menurut Bupati Ramly, selain akan dibangunnya enam Puskesmas, dalam pertemuan itu,  dirinya juga menyampaikan soal pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B Regional di Kabupaten Buru kepada Menkes Nila.  Menurut Bupati, Menkes telah menyetujui Pembangunan RSUD tersebut  pada 2018 nanti.  Rumah Sakit Tipe B Regional itu merupakan  program Bupati Ramly yang sudah memasuki tahap awal pembangunan.

Rumah Sakit  tersebut akan menjadi rumah sakit penyangga atau  rujukan untuk beberapa daerah yang berdekatan dengan Kabupaten Buru. Sehingga menurut Bupati, pembanguan rumah sakit tersebut secara langsung dapat membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan.

“Pembangunan Rumah Sakit Tipe B Regional di Kabupaten Buru  sangat mendapat respon baik dari ibu Menkes RI, beliau menyetujuinya. Karena rumah sakit tersebut akan menjadi rumah sakit rujukan untuk  beberapa daerah (provinsi dan kabupaten) yang  berdekatan dengan Kabupaten Buru dan secara langsung dapat membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan,” kata Bupati.

Dalam pertemuan tu juga, Bupati Ramly  mengusulkan tentang pengangkatan pegawai tidak tetap (PTT) kesehatan sebagai PNS dan secara langsung direspon baik  Menkes Nila.  Kepada Menkes, Bupati juga menyampaikan agar pelaksanaan Raker Kesda Tahun 2018, Kabupaten Buru menjadi tuan rumah.

“Ibu Menkes menyetujui agar Raker Kesda tahun depan, Kabupaten Buru menjadi tuan rumah. Dan akan dihadiri langsung Menkes RI.  Dalam kunjungan nanti,  ibu Menkes sekaligus akan meninjau pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Tipe B Regional,” katanya. (ADI)