Buronan Kejati Maluku Tinggal Satu Orang, Ini Dia Orangnya

by
Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rorogo Zega. Foto : Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pasca ditangkapnya terpidana Muhammad Latuconsina alias Jon, terpidana korupsi Pengadaan Alat-Alat Laboratorium Pengawetan pada Politeknik Negeri Ambon Tahun Anggaran 2009 setelah sembilan tahun buron, kini tersisa satu orang lagi buronan koruptor yang masih dikejar (DPO) Kejaksaan Tinggi Maluku.

BACA JUGA : Sembilan Tahun Buron, Terpidana Korupsi Alat Lab Politeknik Ambon Akhirnya Ketangkap di Yogyakarta

BACA JUGA : Koruptor Jon Latuconsina Tak Dieksekusi ke Ambon, Ternyata Ini Penyebabnya

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rorogo Zega. “Ya tinggal satu buronan,”ungkapnya kepada wartawan di kantor Kejati Maluku, Ambon, Kamis (18/3/2021).

Satu buronan ini adalah Syarif Tuharea. Tuharea merupakan terpidana korupsi dana reboisasi dan pengkayaan pada Dinas Kehutanan Kabupaten Buru Selatan tahun 2010 yang menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 2.136.162.516. Tuharea adalah Bendahara Pengeluaran Dinas.

Olehnya itu, Kajati Rorogo Zega meminta agar Tuharea yang masih buron ini untuk menyerahkan diri. “Kita minta yang bersangkutan untuk menyerahkan diri lah. Karena pasti akan ditangkap,”tandasnya.