Burse Efek Indonesia Resmikan Kantor Perwakilan Ambon

by

AMBON- PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka Kantor Perwakilan (KP) Ambon, untuk memperluas informasi tentang investasi di Pasar Modal kepada masyarakat di wilayah Maluku. Direktur Pengawasan dan Kepatuhan PT. BEI  Hamdi Hassyarbaini, menggunting  pita tanda dibukanya KP Ambon yang berlokasi di Jalan Latumahina No. 16   Kelurahan Honipopu Kecamatan Sirimau Ambon, Rabu (21/12).   KP BEI di Kota Ambon  akan diresmikan  secara simbolis oleh Gubernur Maluku Said Assagaff pada Kamis (22/12).  Ambon merupakan  KP BEI  ke 25 di wilayah Indonesia.

Pembukaan Kantor BEI  Perwakilan Ambon untuk memperluas informasi tentang investasi di Pasar Modal kepada masyarakat Indonesia di wilayah Maluku. Informasi tersebut bertujuan mendekatkan masyarakat di seluruh daerah dengan instrumen investasi Pasar Modal.

“Salah satu cara untuk memudahkan sosialisasi Pasar Modal dengan membuka KP Ambon. Pendirian Kantor Perwakilan untuk mengenalkan dan mendekatkan diri kepada masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi Pasar Modal yang dilakukan berkesinambungan agar dapat berjalan lebih efektif,” kata Hamdi yang didampingi Kepala KP Ambon, Alberto F Dachi. Hamdi berharap KP BEI Ambon dapat meningkatkan pemahamanan dan kesadaran masyarakat secara lebih luas terhadap investasi secara baik dan benar di Maluku.

Kehadiran BEI di Ambon diharapkan menjadi  rujukan konsultasi bagi perusahan dan kalangan dunia usaha mengenai mekanisme pendanaan melalui Pasar Modal Indonesia. Anggota Bursa Efek Indonesia yang telah hadir di KP Ambon adalah PT. Philip Securities Indonesia. “Dalam waktu dekat akan disusul beberapa  perusahan anggota Bursa Efek lainnya,” kata Hamdi. Untuk berinvestasi di Pasar Modal tidak membutuhkan dana yang besar, bermodal Rp 100.000 saja  warga sudah bisa mendaftar.

Hamdi menyatakan, masyarakat Indonesia masih sangat kecil memanfaatkan BEI. Secara nasional  baru sekitar 500 ribu orang berinvestasi di Pasar Modal. Dari jumlah itu, 60 persen didominasi warga asing. Padahal keuntungan berinvestasi di Pasar Modal BEI sangat besar. KP BEI  dibuka di  Maluku,    karena daerah ini  memiliki potensi yang besar dalam dunia investasi namun belum digarap secara baik.

“Kami berharap masyarakat Maluku memanfaatkan pembukaan BEI di Ambon ini, karena keuntungan sangat besar,” katanya. Hamdi menyatakan, dengan dibukanya BEI di Ambon juga diresmikan Galeri Investasi BEI di Kampus Unpatti Ambon,  dengan konsep kerjasama antara BEI, Unpatti dan anggota Bursa. Galeri Investasi BEI di Unpatti merupakan galeri investasi BEI ke 86 yang diresmikan selama 2016, dan menjadi galeri pertama di Maluku.

“Pendirian galeri investasi BEI untuk mengenalkan Pasar Modal sejak dini di kalangan dunia akademisi, sehingga diharapkan civitas akademika tidak hanya mengenal Pasar Modal dari sisi teori saja namun dapat mengetahui dan memahami praktik secara langsung,” kata Hamdi. (ADI)