Cabuli Anak Dibawa Umur Gunakan Kayu, Pria di Namlea Ini Kritis Diamuk Warga

by
Pelaku cabul dirawat di RSUD Lala usai dikeroyok warga, Kamis (22/10/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA- La Maga alias Ariyanto, warga Desa Lala, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, mencabuli bocah tujuh tahun berinitial IAA. Akibatnya, Maga dihakimi massa sehingga dilarikan ke RSUD Lala.

Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaluddin kepada wartawan, Kamis (22/10/2020) malam, menjelaskan, pelaku La Maga kini masih dirawat di RSUD Lala dan mendapat pengawalan ketat kepolisian.

“Pelaku diamankan Kamis sore setelah sempat dihakimi massa. Kemudian dibawa ke Polres dan sempat ditangani di klinik, namun dirujuk ke RSU lala akibat kondisinya memburuk.Walau dirawat di sana, yang bersangkutan tetap dijaga polisi, “jelas Djamaluddin.

La Maga babak belur diamuk massa setelah mengetahui kalau lelaki  itu baru saja mencabuli anak dibawah umur di sebuah desa di Namlea. Peristiwa terjadi di pagi hari dan pelaku sempat kabur dari desa. Ia ditemukan warga saat bersembunyi di suatu tempat di kawasan Pal Dua, Namlea.

Saat diketahui tempat persembunyiannya, ada yang meneriaki pelaku dan massa beramai-ramai mengeroyoknya.  Untungnya petugas kepolisian bertindak cepat, sehingga pelaku sempat diamankan dari kepungan massa. “Saat diamankan pelaku sudah berdarah-darah,” akui Djamaluddin.

Loading...

Djamaluddin menjelaskan, pada Kamis sekitar pukul 16.30 Wit, seorang warga berinisial IA melaporkan kasus pencabulan anak dibawa umur tersebut ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pulau Buru.

Dalam laporannya, pelapor menjelaskan bahwa di hari yang sama pukul 11.30 wit, di depan Kantor Basarnas, terlapor La Maga telah mencabuli korban. Sebelum peristiwa itu terjadi, korban disuruh pamannya membeli kiko di sebuah kios. Namun di kios tersebut tidak dijual minuman kiko.

Saat keluar dari kios, korban bertemu dengan La Maga. Pelaku kemudian mengajak korban membeli di tempat lain. Korban mengiyakannya. Korban lalu dibonceng dengan sepeda motor. Namun bukannya pergi ke kios yang lain, korban dibawa ke tempat kosong di depan Kantor Basarnas.

Setelah di depan Kantor Basarnas pelaku langsung melakukan pencabulan terhadap korban dengan menggunakan kayu.  Akibat tindakan tersebut, alat vital korban mengalami luka sobek.

Korban juga dilarikan ke RSUD Lala untuk mendapat perawatan. “Akibat dari tindakan yang dialami korban, mengakibatkan rasa Trauma dan Rasa takut,” tandas Djamaluddin. (DEE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *