Cakar Bongkar Mardika, Surga Gaya Murah Meriah

by
Barang yang dijual di pusat cakar bongkar kawasan Mardika Kecamatan Sirimau Kota Ambon.FOTO : BIR (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-FASHION, sudah jadi salah satu bagian paling esensial di masa kini. Mungkin penampilan tidak harus layaknya para publik figur atau designer mewah. Tapi pemilihan outfit dari ujung kaki hingga ujung kepala wajib hukumnya. Menjaga penampilan pun tentu tidak perlu senilai busana kelas wahid yang ditata apik.

Di Ambon, nama cakbo atau cakar bongkar sudah seperti kiblat belanja murah meriah dengan kualitas terbaik. Cakbo atau lebih dikenal dengan pusat baju bekas ini menempati lebih dari satu hektar lahan di kawasan Mardika Kecamatan Sirimau  Kota Ambon. Memang tidak menyatu di satu lokasi. Tapi jumlah pedagang baju bekas terus bertambah. Barang yang dijual mulai dari topi, celana baju, rok, underwear , tas ada di situ. Termasuk alas kaki.

Hal ini mungkin terdengar asing. Tapi jika anda lebih giat masuk menerobos panas dan sesak, anda akan menjumpai beberapa toko yang menjual sepatu bekas. George Manuhua salah seorang yang terbilang rutin shopping di situ. “Di sini murah tapi bagus. Beta masih dapat yang kualitas bagus,” sebut pria yang akrab disapa Joe. Joe mengaku sebagian besar sepatu miliknya didapat di situ. Totalnya ada sekitar 20 pasang lebih. Mulai dari merek sport Adidas, Nike, Spiderbilt hingga Gucci ada di situ.

Hanya menurut Joe berbelanja ke tempat seperti itu butuh trik khusus. “Kalau datang salah waktu nanti bisa mahal. Atau dapat barang cacat,” sebut pria yang berlangganan di cakbo sejak 2003. Menurut Jo datang pada saat pedagang mulai bongkar bal yaitu akhir bulan. Itu waktu tepat untuk berburu barang baru. Bila ingin mendapat harga yang ramah kantong, datanglah pada sore atau mendekati tutup.

 

Pedagang cenderung melepas barang dengan harga yang ditawarkan pembeli saat mereka hendak tutup toko. Pria 29 tahun itu menyebut membeli sepatu di pusat baju bekas agak berbeda dengan belanja di pusat belanja lainnya. Bila sudah kepincut dengan satu model upayakan anda sebagai pembeli berekspresi datar atau biasa saja. “Kalau su kasi tunjuk muka suka atau pegang barang terus pasti dapa mahal,” lanjutnya.

Para pedagang sudah paham merek yang disukai pembeli. Harga yang dipatok pun berdasar perkiraan. Saat Terasmaluku.com menyambangi salah satu toko sepatu yang cukup besar di sana, Kamis 5 April 2018, tidak ada range harga yang tertera. Penjual baru akan menyebut harga setelah melihat lihat barang yang dipilih. Dari hasil penelusuran terdapat lima toko sepatu. Harganya pun bervariasi bahkan beda cukup jauh. Anda bisa mendapat sepatu merek New Balanca seharga Rp 170.000 di toko A. Namun sepatu dengan merek serupa bisa dihargai hanya Rp 60.000 di toko B.

Bisnis jual beli barang bekas ini pernah mendapat lampu merah dari pemerintah. Distribusi barang dari Singapur dan Malaysia juga pernah digagalkan. Bahkan mereka melakukan penyelundupan lantaran barang bekas dianggap ilegal. Meski begitu arus permintaan dan tuntutan bergaya di jaman now, membuat para penjual barang bekas tetap subur dan menjamur. Tinggal kita yang pandai dalam memilih. (BIR)