Calon Gubernur dan KPU Maluku Deklarasi Pilkada Damai

by
Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku bersama KPU dan Muspida Maluku melepas burung merpati dalam deklarasi Pikada damai di Gong Perdamaian Ambon, Minggu (18/2). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku menggelar deklarasi kampanye damai menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku 27 Juni 2018 yang dipusatkan di Gong Perdamaian Dunia Kota Ambon, Minggu (18/2). Deklarasi kampanye dan Pilkada damai ini diikuti pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Namun Calon Gubernur Maluku Said Assagaff tidak hadir dalam deklarasi ini. Assagaff yang  berpasangan dengan Calon Gubernur Maluku, Andareas Rentanubun  atau SANTUN, Nomor Urut  1  ini diwakili Ketua Tim Pemenangan, Richard Louhenapessy, yang juga Walikota Ambon.

Hadir juga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Nomor Urut 2, Murad Ismail dan Barnabas Orno atau (BAILEO) serta pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Nomor Urut 3  dari jalur independen, Herman Koedoeboen- Abdullah Vanath atau (HEBAT).

BACA JUGA : SANTUN, BAILEO Dan HEBAT Sepakat Tolak Politik Uang Dan Politisasi SARA

Dihadapan Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Muspida Maluku, KPU Maluku, Bawaslu Maluku serta tim sukses,  Paslon membacakan naskah deklarasi diantaranya,  siap menjaga keutuhan NKRI, menggelar kampanye dan Pilkada yang damai berdasarkan . Paslon juga menyatakan siap menerima hasil Pilkada Maluku atau siap kalah.

Paslon menyatakan akan menjaga keamanan selama dan setelah Pilkada Maluku berlangsung.  Usai deklarasi, Paslon yang didampingi Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Muspida Maluku, Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun menandatangai naskah deklarasi Pilkada damai serta melepas burung merpati sebagai tanda Pilkada yang damai di Gong Perdamaian Dunia.

Dalam sambutannya, Kubangun meminta Paslon peserta Pilkada Maluku untuk sama –sama membangun demokrasi di Maluku yang sudah makin membaik. Jangan melakukan politik uang dan politisasi SARA untuk mencari dukungan pemilih. Jadikanlah Pilkada Maluku yang menyenangkan bukan sebaliknya Pilkada menyeramkan.

“Kami menginginkan peserta Pilkada juga membangun demokrasi yang sudah sangat baik ini. Jadi buatlah Pilkada Maluku ini, Pilkada yang menyenangkan bukan Pilkada yang mengkhawatirkan. Kami anti politik uang dan politik SARA,” kata Kubangun.

Setelah itu para Paslon bersama timnya  menggelar jalan sehat melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Ambon. Dalam jalan sehat ini, para Paslon bersama tim suksesnya mensosialisasikan nomor urut Paslon. Paslon dan tim suksesnya menggunakan atribut kampanye dan mengajak warga memilih mereka. (ADI)