Camat Banda Dan Empat Orang Penumpang Speedboat Ditemukan Selamat

by
Camat Banda Abdul Kadir Sarilan tiba di Banda Naira setelah ditemukan selamat bersama empat orang penumpang speedboat Banda Bahari 01 oleh perahu nelayan Desa Selamon di Perairan Pulau Manukang, Senin (18/5/2020). FOTO : DOK. BASARNAS AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Camat Banda Abdul Kadir Sarilan dan empat orang penumpang speedboat Banda Bahari 01 ditemukan selamat di sekitar Perairan Pulau Manukang Laut Banda, Senin (18/5/2020). Sementara itu speedboat milik Kecamatan Banda yang mereka tumpangi pecah dihantam gelombang tinggi sekitar Pulau Manukang.

BACA JUGA : Speedboat Yang Ditumpangi Camat Banda Dan Empat Orang Hilang Kontak

Camat Banda Abdul Kadir Sarilan bersama empat penumpang speedboat tiba di Banda Naira setelah ditemukan selamat oleh perahu nelayan Desa Selamon di Perairan Pulau Manukang, Senin (18/5/2020). FOTO : DOK. BASARNAS AMBON

Camat dan empat orang penumpang termasuk awak speedboat yakni Bendahara Kecamatan Banda Saada atau Ade Alkatiri, 47 Tahun, Ari La Unga, 25 Tahun, Edo, 30 tahun dan Adii, 34 Tahun ditemukan terdampar di Perairan Pulau Manukang oleh nelayan Desa Selamon.

Loading...

Mereka kemudian dievakuasi menggunakan longboat milik nelayan Desa Selamon dari Pulau Manukang menuju ke Pulau Banda Naira. Suasana haru saat Camat Banda bersama empat korban lainnya tiba di Banda Naira. Sejumlah keluarga korban tak kuasa menahan sedih saat bertemu dengan korban selamat.

“Speedboat Banda Bahari 01 milik Kecamatan Banda dihantam ombak dan mengalami pecah di sekitar Pulau Manukang dan korban terdampar di Pulau Manukang dengan keadaan selamat. Korban ditemukan oleh nelayan Desa Selamon dan dievakuasi menggunakan longboat milik nelayan dari Pulau Manukang menuju  Pulau Banda, ” kata Kepala Kantor SAR Ambon Muslimin.

Muslimin mengatakan dengan ditemukannya seluruh korban selamat, maka operasi pencarian speedboat Banda Bahari 01 dinyatakan selesai. Sementara itu menurutnya, personil tim SAR gabungan yang berangkat dari Pelabuhan Tulehu Ambon menggunakan KP.Wibisana-7013, sudah kembali sandar dengan selamat di pelabuhan.

“Dengan telah ditemukannya korban dan telah dievakuasi ke lima korban dengan selamat maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diajukan untuk ditutup, kepada unsur yang terlibat dikembalikan ke instansinya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” jelas Muslimin.

Unsur yang terlibat dalam pencarian adalah Team Pos SAR Banda, Danramil Banda, Polair Polda Maluku, masyarakat dan Muspida setempat. Sementara alat yang digunakan adalah, 1 Unit RIB Pos SAR Banda-, 2 Unit kapal nelayan Ikan Mutiara 12 dan mutiara 20 dan 1 Unit KP. Wibisana Polair. (ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *