Canangkan Gerakan 11 September, Gubernur Maluku Ngecat Rumah Warga

by
Gubernur Maluku Murad Ismail (bertopi) mengecat rumah warga di kawasan Kelurahan Pandang Kasturi Kota Ambon saat pencanangan Gerakan 11 September Kalesang Negeri, Jumat (11/9/2020). FOTO : RUZADY ADJIS

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail mencanangkan Gerakan 11 September dengan tema Kalesang Negeri, Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat yang dipusatkan di Kelurahan Pandan Kasturi, Jalan Jenderal Sudirman Kota Ambon, Jumat (11/9/2020) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 11 kabupaten/kota di Maluku yang diinisiasi oleh Komunitas Peduli Sungai, Lingkungan dan Negeri.

BACA JUGA : Pemprov Maluku Beri Penghargaan ke Komunitas Peduli Sungai Dan Lingkungan

Gubernur Maluku Murad Ismail bersama pejabat daerah mencanangkan Gerakan 11 September Kalesang Negeri, Jumat (11/9/2020). FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

Pencanangan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Agus Rohman, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Baharudin Djafar didampingi Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rorogo Zega dan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy.

Usai pencanangan, Gubernur bersama sejumlah pejabat, dan istrinya Widya Ismail mengecat atap seng rumah warga di Kelurahan Pandan Kasturi, tak jauh dari lokasi pencanangan.”Kita cat biar jadi bagus rumah ini,” kata Gubernur. Dalam program ini, ada 700 rumah warga  yang atap sengnya akan dicat warna warni.

Loading...

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan Gerakan 11 September dengan tema Kalesang Negeri, Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat yang dilaksanakan Jumat (11/9/2020) bertepatan dengan HUTnya ini adalah upaya membangun kesadaran seluruh masyarakat untuk peduli dan mencintai lingkungan.

“Untuk itu saya mengapresiasi komunitas masyarakat yang menginisiasi gerakan ini dan saya mengharapkan dukungan penuh pemerintah di berbagai level terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini,”ujarnya.

Menurut Gubernur, upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing perlu dilakukan pada semua tingkat mulai dari Bupati/Walikota, para raja, Latupati, Kepala Desa, Lurah, Ketua RT dan RW hingga masyarakat. Karena hanya dengan peran serta masyarakat, kebersihan lingkungan akan terjaga secara berkesinambungan.

“Sejalan dengan itu saya sangat mengharapkan melalui kegiatan ini dapat menjawab permasalahan lingkungan dan mendorong kita semua berkontribusi terhadap lingkungan disekitar kita dan semoga melalui kegiatan ini akan membawa manfaat terutama manfaat ekonomi dan kesehatan bagi masyarakat di seluruh Maluku,”tuturnya.

Gubernur pun meminta komitmen dari semua kalangan untuk mendukung program-program seperti ini secara berkelanjutan.

Sementara Ketua Panitia Gerakan 11 September, Mus Mualim mengatakan sejumlah kegiatan dilakukan melalui kegiatan ini, diantaranya bersih-bersih lingkungan, penananan mangrove hingga pengecatan 200 rumah warga di kawasan Kota Jawa dan Kelurahan Pandan Pasturi.

Pada kesempatan itu juga, Pangdam XVI/Pattimura menyerahkan bantuan bibit pohon cengkih kepada masyarakat Latu, Hualoy dan Tomaleho Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). (Ruzady Adjis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *