Cara Raja Negeri Soya Lindungi Warga, Jadi Dokter Untuk Diri Sendiri

by
Warga mencuci tangan sebelum masuk Balai Saniri Negeri Soya, (6/10). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Seruan mentaati prokol kesehatan terus digencarkan. Raja Negeri Soya punya cara tersendiri untuk melindungi waraganya. Yakni dengan ‘Menjadi Dokter untuk Diri Sendiri’.

Saat ditemui di Rumah Raja Soya, Selasa (6/10/2020), Raja Soya, Jhon Lodwyk Rehatta menyebut dirinya terus mengajak warga dengan cara yang lebih sederhana. Yakni mengubah pola pikir dengan mengandalkan diri sendiri.

Spanduk ajakan pakai masker di salah satu titik jalan Negeri Soya

“Jangan kita harap dokter, tapi jadilah dokter buat diri sendiri. Buat kelurga. Karena resepnya gampang  saja. Ikuti anjuran pemerintah cuci tangan pakai masker jaga jarak. Itu ampuh,” bebernya.

Lewat ragam pemberitaan, banyak tenaga medis yang harus kehilangan nyawanya demi menolong pasien covid-19. Bahkan tak sedikit dokterpun ikut terpapar. Untuk itu dia menilai solusi terbaik yakni tiap warga menjaga diri mereka sendiri. Yaitu dengan menerapkan anjuran—anjuran kesehatan pemerintah.

Loading...

Dia pun mengkritisi perihal tingkat kepercayaan masyarakat secara umum yang kian tergerus akibat pandemi. Tak sedikit, katanya, orang yang kehilangan kepercayaan kepada dinas kesehatan. Namun di masa ini, warga harus fokus pada hal utama yaitu keselamatan diri dan keluarga. “Di tiap kesempatan pasti saya bilang itu. jadilah dokter buat diri sendiri dan keluarga. Dan itu direspon baik oleh warga,” terangnya.

Raja Negeri Soya Jhon Lodwyk Rehatta

Kepada wartawan dia menjelaskan sebelumnya terdapat 31 kasus pasien positif Covid-19 dari wilayah negerinya. Dalam kurun waktu sekitar dua minggu itu berkurang menjadi 18 kasus. “Ini penurunan yang baik. Jauh sekali. Masyarakat juga lebih sadar untuk tidak menularkan ke keluarga atau lingkungan,” terang dia.

Dari pantauan wartawan di beberapa titik jalan negeri terpampang spanduk yang ingatkan warga untuk taat protokol kesehatan. Begitupun dengan tempat cuci tangan yang tersedia dan rumah-rumah warga.

Menurutnya meski merupakan permukiman negeri namun letaknya yang dekat dengan pusat Kota Ambon mengharuskan warganya lebih waspada agar terhidar virus. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *