CCI Salur Bantuan untuk Pengungsi Disabilitas di Maluku

by
Bantuan bahan makanan bagi anak disabilitas di Desa Waai oleh Clerry Cleffy Institute yang diwakili Cisca Santoso korwil CCI Bali dan Mien dari HWDI Maluku (3/10). FOTO: Istimewa

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Di tempat pengungsian, ada segelintir warga disabilitas yang belum terkoneksi dengan bantuan yang tepat.  Seperti yang ada di desa Liang dan Waai Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Salah satu lembaga kemanusiaan yang aktif melayani di Maluku, Clerry Cleffy Institute (CCI) menyalurkan bantuan berupa kursi roda dan tongkat bagi mereka yang punya keterbatasan fisik di dua desa tersebut. Pemberian bantuan dari CCI dikoordinasi bersama Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Maluku.

“Sejauh ini sudah memberikan dua kursi roda bagi penyintas terdampak gempa dan satu tongkat,” kata Founder dan Direktur Clerry Cleffy Institute, Dwi Prihandini kepada wartawan sore (3/10/2019).

Alat bantu itu masing-masing berjumlah satu unit. Satu kursi roda dan satu tongkat. Kursi roda itu, kata Dini diberikan kepada teman sebaya LSM Rumah Beta yang juga terdampak gempa.

Delima Lessy, salah satu penerima bantuan kursi roda, mengaku amat senang dan terbantu dengan sumbangan tersebut. Aktifitas geraknya di lokasi pengungsian cukup terganggu.

Apalagi ada beberapa bagian tubuhnya yang sakit tertimpa reruntuhan. Karena itu kursi roda menjadi salah satu solusi. Nantinya itu juga bisa dipakai dalam keseharian Delima.

loading...

Bantuan bahan makanan juga diberikan kepada salah seorang anak dengan disabilitas di Desa Waai, Febby Tuarissa. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma itu berharap, seluruh bantuan tersebut meringankan beban para penyintas di Maluku. Pasalnya ada banyak kendala di lapangan yang menyulitkan bantuan tiba dengan cepat dan tepat.

CCI melalui beberapa lembaga yang sama-sama bergerak di Maluku juga menyalurkan bantuan lain berupa obat-obatan, bahan makanan hingga bantuan santunan tunai.

“Santunan kedukaan sampai hari ini telah disalurkan kepada 11 perwakilan keluarga dengan jumlah masing masing Rp 1 juta rupiah sehingga total sudah Rp 11 juta rupiah,” jelasnya. Nantinya santunan tunai juga akan diberikan bagi keluarga korban meninggal sesuai data yang ada. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *