Cegah Corona, Bupati Buru : Kita Mulai Tingkatkan Pengawasan Pintu Masuk

by
Bupati Buru Ramli Umasugi

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Sejumlah sekolah di Kabupaten Buru mulai mengurangi jam belajar untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru, Ibrahim Umasugi mengungkapkan hal itu kepada wartawan di Namlea, Senin (16/3/2020).

Sementara itu Bupati Buru Ramly Umasugi  mengatakan meski belum ada kasus di daerahnya,  namun pihaknya mulai meningkatkan pengawasan di pintu masuk Kabupaten Buru lewat jalur Bandara Namniwel dan Pelabuhan Laut Namlea. Langkah ini untuk mencegah penyebaran virus corona di wilayah Buru,

“Pemerintah Kabupaten Buru memberlakukan pengurangan jam sekolah bagi seluruh tingkat pendidikan. Langkah ini untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran virus corona. Hal utama yang kami lakukan saat ini adalah dengan melakukan pembatasan terhadap jam sekolah,” kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim pembebasan jam sekolah dilakukan mengingat penyebaran covid-19 yang begitu cepat di beberapa wilayah Indonesia dalam waktu singkat. Bahkan total positif penderita hingga Senin (16/3/2020) sore mencapai 117 kasus positif suspek dengan jumlah kematian sebanyak 5 orang. Pemerintah Pusat (Pempus) telah menetapkan wabah virus corona atau covid-19 sebagai bencana nasional.

Meski belum adanya laporan kasus suspek positif corona di Maluku, namun menurut Ibrahim Pemerintah Kabupaten Buru tetap melakukan antisipasi guna Meminimalisir kemungkinan masuknya covid-19 ke masing masing wilayah. Lalu berapa lama waktu pembatasan jam belajar, Ibrahim mengatakan belum bisa dipastikan.

Loading...

“Sampai kapan? kita masih belum tau, kita masih terus menunggu intruksi pusat, kita hanya melakukan pembatasan dulu sebagai langkah awal, misalnya dihari biasa, jam sekolah berakhir di jam 1. Tapi sekarang dibatasi, yaitu pulang lebih awal sekitar jam 11 hingga jam 12,” jelas Ibrahim.

Ibrahim mengatakan untuk saat ini pihaknya belum sampai pada penghentian aktifitas belajar mengajar di sekolah.  “Untuk ini (penghentian) kita belum lakukan, kita masih menunggu perkembangan kondisi. Kebetulan beberapa sekolah masih sementara melakukan ujian. Jadi, jika memang kondisi kedepan menjadi lebih buruk ya pasti kita akan mengambil langkah itu, dengan meliburkan aktifitas pendidikan untuk sementara waktu. Tapi sekarang kita hanya melakukan pembatasan jam belajar saja. Sambil menunggu perkembangan dan instruksi pusat,” katana.

Sementara itu Bupati Buru Ramly Umasugi  mengatakan pihaknya meningkatkan pengawasan di pintu masuk Kabupaten Buru lewat jalur Bandara Namniwel dan Pelabuhan Laut Namlea. Bupati juga menghimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap mengedepankan keselamatan pribadi dengan cara menerapkan pola hidup sehat.

“Kami juga menghimbau agar warga mulai mengurangi aktivitas yang mengharuskan interaksi langsung dengan orang lain dan menghindari tempat berkumpul di ruang publik” kata Bupati Ramly.(Dhede Payapo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *