Cegah Covid-19, DPRD dan Aktivis Larangan Citik dan Karlez Datangkan TKA ke Bula

by
Kawasan PT. Citik di Kota Bula. Foto : Istimewa

TERASMALUKU.COM,-BULA-Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Ketua DPRD Kabupaten SBT, Noaf Rumau dan aktivis Koalisi Bersama Rakyat (KIBAR) Marto Zein Warat minta PT.Citik dan PT. Karlez, untuk sementara tidak mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Kota Bula.

Dikawatirkan bila dua perusahaan minyak di Bula, Ibukota Kabupaten SBT ini mendatangkan TKA masuk, membawa virus Covid-19 yang asalnya dari China itu.

Ketua DPRD memberi peringatan ke PT.Citik dan PT.Karlez agar dalam masa pendemi Covid-19 tidak mendatangkan TKA dari luar.

“Saya mengingatkan pihak Citik dan Karlez. Agar dalam masa pendemi covid-19 ini, jangan dulu mendatang tenaga kerja dari luar. Khawatir akan ada kasus baru,” ucap Noaf pada Jumat, (9/7/2021).

Noaf minta Satgas Covid-19 SBT serius memantau jangan sampai ada TKA yang masuk ke perusahaan minyak itu. Ini penting karena seorang WNA China yang masuk ke Bula awal Juli 2021, diketahui positif Covid-19 hasil swab antigen. WNA China itu sempat dirawat di RSUD Bula.

Noaf mendesak Tim Covid-19 serius memperketat penjagaan di kedua perusahaan tersebut.

“Untuk perusahaan Citik dan Karlez di perketat. Karena mereka banyak tenaga kerja dari China. Tim Covid-19 bergerak cepat, jangan sampai ada kasus, baru bergerak,” ucapnya.

Sementara, aktivis LSM KIBAR Maluku, Marto Zein Warat mengatakan, baik itu manejerial atau siapapun yang dari luar Bula, jangan didatangkan dalam masa pandemi Covid-19 ini. Apalagi TKA dari China.

“Karena katong dan dunia tahu bahwa virus ini datangnya terutama dari China. Olehnya itu, katong minta tolong saja. Jangan dong datang ambil katong pung hasil lalu sebarkan penyakit par katong di Bula,” kata Zein pada Senin, (12/7/2021). (Sofyan).