Cegah Covid-19, Larangan Berkumpul Akan Diberlakukan di Buru

by
Baliho Ucapan selamat datang Mentan dan Bupati Buru di Desa Grandeng Kecamatan Lolong Guba Kabupaten Buru, Minggu (4/10/2020) yang dipasang Dinas Pertanian Buru fotonya tidak bermasker. FOTO : TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kabupaten Buru menjadi salah satu daerah zona kuning penyebaran covid-19 di Provinsi Maluku.

Untuk menekan penyebaran covid, Pemerintah Kabupaten Buru bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 terus gencar melakukan sosialisasi.

Tidak hanya itu saja, rencananya, Bupati Buru Ramly Umasugy akan mengeluarkan Surat Edaran larangan berkumpul.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru, Nani Rahim pada Jumat (2/10/2020).

Loading...

“Sosialisasi sampai saat ini tetap berjalan, dari pihak keamanan juga mulai laksanakan operasi yustisi. Jadi tetap sosialisasi penerapan protokol kesehatan berjalan, mungkin dalam pekan ini mulai lagi  diterapkan larangan berkumpul. Nanti itu berupa Surat Edaran Bupati,”jelasnya.

Yang paling penting sambung Nani, saat ini masyarakat diminta untuk harus utamakan protokol kesehatan agar penyebaran covid-19 di Kabupaten Buru bisa ditekan.

“Masyarakat harus utamakan protokol kesehatan, yang penting pakai masker cuci tangan dan jaga jarak,”sambungnya.

Hingga Jumat 2 Oktober, di Kabupaten Buru sendiri setidaknya terdapat 11 pasien covid yang masih dalam perawatan. (Ruzady Adjis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *