Cegah Penularan di Kantor, Pegawai Pemprov Maluku Akan Jalani Tes Swab

by
Danrem 151/Binaiya, Brigjen TNI Arnold Ritiauw, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, Wakil Walikota Ambon, Syarif Headler saat rapat koordinasi pencegahan covid-19 di Makorem 151/Binaiya, Senin (10/8/2020). FOTO : HUMAS MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengatakan pegawai yang bertugas di kantor-kantor pelayanan publik Pemerintah Provinsi Maluku akan mengikuti uji swab atau tes swab.  Tes swab terhadap pegawai kantor pelayanan publik akan dilakukan Rabu (12/8/2020).

“Mulai Rabu besok, 12 Agustus, kita ada rencana beberapa dinas yang melakukan pelayanan publik akan menjalani swab test bagi pegawainya. Ada banyak pegawai, ada Bagian Keuangan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Bappeda, ada sekitar 10 dinas, jadwalnya berututan,” kata Kasrul di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (11/8/2020).

Tes swab ini dilakukan untuk memastikan pegawai bebas dari virus corona atau covid-19 dan mencegah penularan covid-19 di perkantoran. “Tujuannya untuk memastikan jangan sampai mereka (pegawai) bawa pulang (virus corona) ke rumah, kemudian jangan sampai masyarakat yang datang untuk pelayanan terpapar,”jelas Kasrul.

Loading...

Langkah lain yang ditempuh untuk mencegah penyebaran covid-19 di perkantoran yakni dengan mengoptimalkan pelayanan di luar ruangan kantor, tidak di dalam ruangan lagi.

“Kita mau kurangi penularan, kalau bisa tidak ada lagi kluster di kantor-kantor. Selesai 17 Agustus ini kita kumpul pimpinan-pimpinan OPD baik itu Dinas, Badan, Balai maupun instansi vertikal supaya tidak ada lagi pelayanan di ruangan, tapi semuanya di tenda,” ungkap Kasrul.

Kasrul juga mengatakan saat ini, selain Kantor Gubernur Maluku, Dinas Sosial Provinsi Maluku juga sudah menerapkan pelayanan di tenda pada halaman kantor. Ini dilakukan untuk mencegah penularan covid-19. (ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *