Cepat Ungkap Pembunuhan Sadis di Bursel, Anggota Polres Buru Dan Brimob Dapat Penghargaan Kapolda

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku memberikan penghargaan kepada 58 personil jajaran Polres Buru dan Satuan Brimob Kompi III Yon A Pelopor di Namlea yang terlibat  pengamanan dan pengungkapan kasus pembunuhan sadis di Desa Waelikut Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan (Bursel) pada 2 Februari 2019. Pemberian penghargaan dilakukan dalam upacara bulanan di Lapangan Upacara Tahapary Polda Maluku Tantui Kota Ambon, Senin (18/2019) dengan inspekturnya Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa.

Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa memimpin upacara pemberian penghargaan anggota Polres Buru dan Brimob

Dalam upacara ini, Kapolda memberikan piagam penghargaan kepada perwakilan anggota Polres Buru dan Satuan Brimob Kompi III Suden A Namlea. Anggota kepolisian yang mendapat penghargaan dari Kapolda ini diantaranya,  Kasat Reskrim Polres Buru, AKP Senja Pratama, Kasat Intelkam AKP Robby Hehanussa, Kasat Sabhara, Iptu Alpius Iwi,  Kapolsek Waisama, Iptu Zainuddin, Danki 3 Yon A Pelopor Sat Brimobda Maluku, Iptu A. Lainata, dan  Danton 1 Kompi 3 Yon A Pelopor, Ipda J. Persulessy serta anggotannya masing-masing.

Kapolda memberikan apresasi kepada jajarannya karena berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menewaskan tiga orang warga dalam waktu kurang 1 X 24 jam dan menjaga sitausi tetap kondusif. Menurut Kapolda pengungkapan kasus ini merupakan kolaborasi yang cantik antara Satuan Kerja di  jajaran kepolisian Polres Buru dan Brimob.

BACA JUGA : Pembunuhan Sadis Terjadi Lagi Di Bursel, Tiga Orang Tewas Dibantai

“Kami melakukan upacara penyerahan reward (penghargaan) kepada anggota yang berprestasi. Berprestasi dalam mengungkap kasus pembunuhan sadis di Kabupaten Bursel. Dimana para pelakunya dengan cepat dapat diringkus dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam oleh anggota kami, makanya pada hari kita memberikan reward kepada anggota yang terlibat pengamanan dan pengungkapan kasus ini,” kata Kapolda.

Kapolda mengatakan pengungkapan kasus pembunuhan di Bursel yang cepat tersebut merupakan bentuk keseriusan Polri dalam penegakan hukum, menegakan keadilan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dalam hal ini keluarga korban. “Paling tidak apa yang dilakukan anggota kami saat itu dengan cepat meringkus para pelaku dan  paling tidak para korban ada kepuasan dan mereka juga bisa tenang,” ungkap Kapolda.

Mantan Kakor Lantas Polri ini mengatakan dengan penghargaan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan memotivasi anggota Polri lainnya di jajajaran  Polda Maluku untuk berkarya serta memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada masyarakat.

Selain itu menurut Kapolda, pemberiaan penghargaan ini dapat memberikan motivasi terutama kepada anggota Polri yang dalam tugasnya biasa-biasa serta cenderung melakukan tindakan pelanggaran agar malu dengan para anggota yang berprestasi itu.

Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa saat memberikan penghargaan kepada anggota Polres Buru dan Brimob

“Pemberian reward ini juga sebagai salah satu motivasi kepada anggota lainnya yang biasa-biasa saja dalam tugas, untuk melakukan hal yang sama seperti mereka (penerima reward) yang bisa menangkap pelaku begitu cepat, mereka berpikir saja sudah cape tapi mereka bisa mengungkap semuanya.

Selain anggota yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Bursel, Kapolda Maluku juga memberikan reward kepada Bripka Bastian Tuhuteru, Kanit 1 Unit Binmas Polsek Namrole  Polres Buru, yang aktif mengajar dan membangun sekolah darurat bagi puluhan anak-anak di Dusun Walapau Desa Wamlana Kabupaten Bursel sejak dua tahun terakhir ini.

Kapolda menegaskan, pihaknya juga akan memberikan reward kepala anggota yang melakukan tugas pengamanan di lokasi pertambangan ilegal Gunung Botak Kabupaten Buru. Meski dibawa tekanan, intimidasi serta bujukan dari pihak tidak bertanggungjawab,namun personil kepolisian patuh, setiap menjalankan tugasnya sehingga tidak ada aktivitas ilegal. Upacara pemberiaan reward dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol Teguh Suwarno, dan pejabat utama Polda Maluku dengan peserta sekitar seribu anggota Polda Maluku. (ADI)