Cuaca Buruk, Cabai Rawit di Ambon Rp 100 Ribu Per Kilo

by
Harga cabai rawit di Ambon naik seiring cuaca buruk menghambat proses panen di Buru dan Seram (23/7). FOTO: Helmi Tasidjawa

TERASMALUKU.COM,AMBON, –  Hargai cabai rawit di pasar tradisional Mardika Kota Ambon menyentuh angka Rp. 100.000 perkilogram. Di tingkat pengecer, kondisi itu memicu terjadi kelangkaan. Begitupun dengan minimnya pembeli.

Darai pantauan terasmaluku.com pada pedagang pun pembeli mengeluhkan kondisi itu. Cuaca buruk jadi penyebab utama gagal panen akibat hasil cabai yang rusak.

Dari beberapa pedagang di pasar menyebut, cabai rawit segar yang mereka jual adalah yang berasal dari Maluku. Yaitu dari Pulau Buru dan Seram. “Cabai datang dari Buru dan Seram. Cuma cuaca ada seng bae,” terang Rice salah seorang pedagang sayur dan bumbu dapur di Pasar Mardika.

loading...

Saat musim panen macam ini, petani kesulitan mendapatkan kualitas yang baik lantaran hujan. Karena itu pengiriman ke Kota Ambon terhambat. Harga-harga ikut melonjak.

Pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional harga cabai di Provinsi Maluku punya grafik merah. 1 kilogram cabai merah seharaga Rp. 72.000. harga itu merupakan harga sekitar seminggu lalu di pasar. Dalam sepekan ini harga cabai rawit alami kenaikan drastis.

Penjual pun pembeli berharap, ada upaya pemerintah agar kenaikan harga tak berlangsung lama. Seperti dengan memasok cabai dari daerah tetangga. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *