Dua Perawat Dilecehkan,Warga Blokir Jalan Lintas Seram

by

AMBON -Warga Desa Latu Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku mengamuk sambli memblokade ruas jalan lintas  Seram yang menghubungkan tiga kabupaten di Pulau Seram, Jumat (8/4/). Warga marah dan memblokade jalan tersebut setelah dua perawat warga desa setempat di perlakukan tidak senono oleh sejumlah pemuda, warga Desa Kamariang di hutan desa mereka pada Jumat sore sekira pukul 17.00 Wit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kedua perawat yakni RM dan IP saat itu sedang dalam perjalanan dari desa Gemba Kecamatan Kairau menuju desanya sambil berboncengan dengan sepeda motor. Namun saat sampai di Desa Kamariang, sejumlah pemuda dengan sepeda motor lalu membuntuti kedua perawat ini dari belakang.

“Keduanya lalu dicegat di hutan desa itu. Mereka lalu diperlakukan tidak senono oleh para pemuda itu,”kata Zainal salah satu kerabat korban melalui telepon selulernya Jumat malam.

Dia mengaku usai kejadian itu, kedua korban RM dan IP sempat mendatangi Kepala Desa Kamariang untuk melaporkan perbuatan warganya itu. Saat itu salah satu pelaku sempat meminta berdamai, namun para korban menolaknya dan kejadian yang mereka alami dip roses secara hukum. Namun entah kenapa, keluarga korban malah tidak terima dan mengamuk.

“Karena kondisi sudah tidak kondusif, saat itu Kepala Desa Kamariang lalu meminta RM dan IP segera pulang,”sebutnya.

Warga Desa Latu yang mendengar kejadian itu lantas mengamuk dan memblokade jalan. Mereka menuntut agar para pelaku pelecehan kedua perawat desa tersebut dapat segera ditahan dan diproses hukum.

Kapolsek Amalatu, Ipda Max Lesilolo yang dihubungi secara terpisah membenarkan insiden tersebut. Menurutnya saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Kepala Desa Latu untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Para pelaku tentu akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Tadi warga sempat mengamuk karena tidak terima dengan insiden itu namun kita sedang menenangkan warga, saat ini saya sedang bersama Kepala Desa Latu dan tokoh masyarakat sedang menenangkan warga,”ungkapnya. (ADI)