Kepala Puskesmas Sebut Vaksin Yang Masuk ke Kecamatan Banda Kadaluarsa, Begini Kata Kapolsek dan Camat

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Masa kadaluarsa Vaksin Covid-19 yang dikirim ke Kecamatan Banda Neira dari Masohi, ibukota Kabupaten Maluku Tengah sempat hebohkan suasana rapat yang di Kantor Kecamatan Banda Neira, Rabu (17/11/2021).

Informasi yang dihimpun terasmaluku.com, saat rapat Rabu tadi dalam rangka lomba manggurebe belang dan kedatangan Bupati Malteng, Abua Tuasikal ini, sempat heboh lantaran informasi vaksin yang baru didatangkan ke Kecamatan Banda itu sudah kadaluarsa.

Terkait kebenaran informasi ini, Kapolsek Pulau-pulau Banda, Iptu Aris yang dikonfirmasi menjelaskan, memang saat rapat, Kepala Puskesmas Walang, Arman sempat menyampaikan hal itu.

Namun, setelah dikroscek kembali oleh pihak Puskesmas Walang, ternyata vaksin Covid yang baru didatangkan itu belum kadaluarsa. Tetapi ada kesalahan penulisan berita acara.

“Jadi tadi Kepala Puskesmas Walang dia sampaikan bahwa vaksin yang didatangkan ke Kecamatan Banda itu sudah kadaluarsa, padahal tidak kadaluarsa, masa berlakunya sampai Desember. Cuma halnya dia dalam berita acaranya salah tulis. Beliau sudah klarifikasi dan sudah SMS saya, itu padahal cuma salah penulisan di berita acara,”tutur Kapolsek saat dihubungi terasmaluku.com dari Ambon, Rabu.

Camat Banda Neira, Abdul Kadir Sarilan. Foto : Istimewa

Senada, Camat Banda, Abdul Kadir Saliran juga mengatakan hal yang sama. “Seng (tidak), seng (seng) Pak, siapa bilang kadaluarsa, itu dong (mereka) salah penulisan. Jadi tadi setelah pihak Puskesmas (Walang) telusuri ulang, itu hanya kesalahan data saja, bukan kadaluarsa”tuturnya saat dikonfirmasi via seluler.

Dikatakan Camat, untuk vaksinasi di Kecamatan Banda ini, didatangkan 400 vial vaksin.

Sejauh ini dari 15ribu warga di Kecamatan Banda, 5.380 warga diantaranya sudah tervaksinasi. (Ruzady)