Dukung Daya Tangkap, Anak-anak di Saparua Dapat Paket Gizi Dan Alat Belajar Dari PT. PNM Ambon

oleh

TERASMALUKU.COM, MALTENG, – Puluhan anak di Desa Saparua, Pulau Saparua Kabupaten Maluku Tengah bakal mendapat sekolah tambahan serta pake gizi gratis setiap minggu.

Mereka merupakan para siswa TK dengan kondisi daya tangkap yang minim. Selvin J. Leunufna salah satu guru pengajar TK di Saparua menyatakan ada sebanyak 40 anak yang nantinya mengikuti kelas tambahan pada setiap Sabtu.

“Ini kelas tambahan yang seru untuk mereka belajar dengan nyaman dan santai. Ada dukungan perlatan belajar juga yang pasti akan merangsang mereka bertumbuh,” ucap guru TK Sintiche itu kepada wartawan, Selasa sore, (2/7/2024)

Menurut Leunufna anak-anak di desanya membutuhkan banyak dukungan. Dia meyakini ada banyak potensi yang bisa diasah, namun terkendala fafasilitas, jarak dan transportasi.
Anak-anak yang yang dipilih berasal dari dua TK di Saparua. Yakni TK YPPK dan TK Sintiche. Masing-masing TK terdiri dari 20 anak yang akan menerima pembelajaran tambahan di Ruang Pintar.

“Ruang pintar ini jadi kebanggaan kami. Anak anak akan mendapat perhatian khusus. Terutama mereka yang punya daya tangkap lambat mereka mendapat dukungan,” jelasnya usai peresemian Ruang Pintar dari PT. Permodalan Nasional Madani (PNM).

Ruang Pintar PNM ini bekerjasama dengan pemerintah desan menghadirkan ruang yang aman dan nyaman untuk proses belajar anak. Anak-anak juiga diberikan buku dan alat serta dua pengajar khusus.

Nantinya setiap Sabtu anak-anak akan belajar di ruang pintar yang berada di gedung Balai Desa negeri Saparua.

Selain alat belajar, anak-anak ini juga didukung dengan makanana tambahan untuk penuhi kecukupan gizi.

“Ini bentuk tanggungjawab sosial PNM. Kami kerjasama dengan pemerintah desa Saparua. Anak-anak ini diberikan buku alat tulis juga paket menu tambahan gizi setiap minggu,” ucap Husni Supporting Manager PNM Ambon usai peresmian Program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).

BACA JUGA :  Wujudkan Lingkungan Bersih, TP-PKK Maluku Gelar Kegiatan Gerakan Peduli Sampah

Setiap minggunay anak anak belajar sambil bermain dengan diberikan tambahan makanan bergizi. Tujuannya untuk menstimul,us pertumbuhan dan energi anak.

Pihaknya berharap kehadiran ruang pintar dapat mencetak anak-anak kreatif berprestasi dari Saparua. Seperti pada satu dari tiga PNM di Maluku.

Salah satu siswa ruang pintar PNM Desa Waai, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah misalnya mendapat juara 1 tingkat nasional kategori lomba menggambar anak.

Dari situ ruang pintarnya dijadikan banyak percontohan untuk merangsang daya tangkap dan kreatifitas anak.

“Saya kira kerjasama dengan PNM ini baik. Potensi anak-anak Saparua banyak hanya saja kurang dukungan-dukungan seperti ini,” ucap Penjabat Kepala Desa Saparua, Jan Wailauru.

Dia berharap hal ini dapat memajukan desanya melalui SDM yang baik yang dibina sejak masih TK.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.