Daftar ke KPU Ambon, PANTAS Diantar Pimpinan Parpol

by
Ketua DPD PDIP Maluku dan Ketua DPC Gerindra serahkan berkas pencalonan PANTAS ke KPU Ambon

AMBON- Pasangan Poly Kastanya dan M.A.S. Latuconsina, Jumat (23/9) mendaftarkan diri ke KPU Kota Ambon, sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon yang akan bertarung dalam Pilkada 15 Februari 2017. Proses pendaftaran dipusatkan di Aula Kantor KPU Maluku, yang diterima lima komisioner KPU Kota Ambon dan dipantau komisioner KPU Maluku.
Dengan menggunakan kemeja berwarnah putih, pasangan dengan icon PANTAS ini datang didampingi istri mereka. Pasangan PANTAS keluar dari Rumah PANTAS di Karang Panjang Ambon menuju Kantor KPU Maluku, tanpa penggerahan massa yang banyak. Pasangan PANTAS ini diantar oleh sembilan pimpinan Parpol pengusung dan tim suksesnya. Diantara pimpinan Parpol adalah Ketua DPD PDIP Maluku, Edwin Huwae, Ketua DPD Gerindra Maluku Hendrik Lewerissa, Ketua DPD Hanura Ayu Hindun Sanussi, serta pimpinan wilayah dan pimpinan kota Parpol pendukung lainnya.
Berkas pencalonan diserahkan Edwin Huwae dan Ketua DPC Gerindra Kota Ambon, Phill Latumerissa yang diterima langsung Ketua KPU Kota Ambon Marthinus Kainama bersama empat komisioner KPU lainnya. Setelah diterima, KPU Kota Ambon, yang dipantau Panwaslu Kota Ambon dan Parpol pengusung kemudian memverifikasi berkas dukungan setiap Parpol pengusung. PANTAS mendaftar diusung sembilan Parpol. Yakni, PDIP, Gerindra, Partai Demokrat, PKS, Hanura, PAN, PKB, PBB dan PKPI.”Setelah menerima berkas pendaftaran pasangan calon ini, KPU akan melakukan proses selanjutnya. Diantaranya verifikasi berkas dukungan pencalonan dan bekas – berkas lainnya,” kata Marthinus Kainama.
Ia juga menyatakan setelah ini, pasangan calon harus melewati pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haulussy Ambon, sebagai rumah sakit yang ditunjuk KPU. Proses pemeriksaan kesehatan akan dilakukan mulai Senin (26/9) sampai berakhir. Proses pendaftaran pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon mendapat pengawalan ketat aparat Kepolisian dan TNI. ADI