Dalam Tiga Bulan Terakhir, 11 Warga Ambon Terpapar HIV-AIDS

by
Yayasan Pelangi Maluku saat menggelar Case Conference atau pembahasan kasus bersama  dengan sejumlah instansi terkait,  Jum'at (9/4/2021),  di Terascoffee, Jalan Soabali, Kota Ambon. FOTO : TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sebanyak 11 warga Kota Ambon terpapar HIV-AIDS sejak tiga bulan terakhir, data Yayasan Pelangi Maluku (YPM) hasil ini merupakan hasil pemeriksaan dari 477 orang  oleh YPM sejak Januari 2021.

Selain itu YPM  menyebutkan ada 12 warga Ternate Maluku Utara juga terpapar HIV, YPM yang juga menangani wilayah Maluku Utara ini menyebutkan data yang dimiliki merupakan hasil temuan lapangan selama tiga bulan terakhir.

Hal ini disampaikan Johan Ferdinandus, Koordinator Lapangan (Korlap) YPM saat menggelar Case Conference atau pembahasan kasus bersama  dengan sejumlah instansi terkait,  Jum’at (9/4/2021),  di Terascoffee, Jalan Soabali, Kota Ambon.

Menurut Johan Ferdinandus, Koordinator Lapangan (Korlap) YPM, Case Conference ini dimaksudkan untuk memverifikasi data dari Dinas Kesehatan pada aplikasi Siha dengan data temuan yang dihimpun oleh YPM pada aplikasi SIS.

“Dinas Kesehatan punya aplikasi Siha, aplikasi itu berisi data masyarakat yang sudah memeriksa HIV. Kalau di YPM namanya aplikasi SIS. Untuk aplikasi SIS ini kami lakukan jangkauan sekalian pemeriksaan,” ujar Johan.

Case Conference juga sebagai sarana untuk membahas sejumlah masalah di lapangan, dan untuk mendapatkan informasi tambahan serta menjalin kerjasama antara YPM, dengan perwakilan instansi yang hadir.

Johan menambahkan, dari pertemuan ini rencananya akan ada kerjasama yang disepakati antara YPM dengan RS Bhakti Rahayu Ambon yang belum tersedia pendamping bagi orang dengan HIV (ODHA).

“Rencananya dengan RS Bhakti Rahayu akan buat MoU untuk menyediakan pendampingan bagi ODHA. Sementara untuk RS Siloam belum ada, karena masih fokus penanganan Covid-19. Tapi kita akan selalu terbuka dengan pihak manapun yang mau diajak bekerjasama,” jelas Johan.