Danau Rana Menyapa Dunia, Ikon Festival Pesona Bupolo 2017

by
Pengunjung naik rakit mengelilingi danau rana. FOTO : Dispar Pemkab Buru

TERASMALUKU.COM,AMBON– Kabupaten Buru Provinsi Maluku  menyimpan berbagai potensi wisata.Satu diantaranya, wisata alam  Danau Rana. “Amazing Danau Rana”. Karena pesona dan  keindahannya, Dinas Pariwisata (Dispar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru menjadikan Festival Pesona Bupolo (FPB) Ke II pada Oktober  Tahu 2017 dengan  ikon “ Dana Rana Menyapa Dunia”.

“Amazing Rana” go to Danau Rana Menyapa Dunia, menjadi icon kegiatan Festival  Pesona Bupolo  kedua tahun ini. Danau Rana pesona wisata di pegunungan yang indah,” kata  Kepala Dispar Kabupaten Buru Istanto Setiahadi kepada Terasmaluku.com, Rabu (7/6).

Danau Rana sejak lama sudah menjadi pesona tersendiri untuk Kabupaten Buru. Danau Rana yang  berada di tengah Pulau Buru pada ketinggian 700 meter diatas permukaan laut ini merupakan danau terbesar di Provinsi Maluku. Danau yang  berada pada 63 km di pedalaman Pulau Buru ini masih memiliki keterbatasan akses ke lokasi tersebut.

Namun  perjalanan yang penuh adrenalin  itu membuat pengunjung dimanjakan dengan suasana alam yang berbeda, jalan  menyusuri  sungai, bukit dan perkampungan adat  warga dengan   udaranya segar membuat pengunjung terbayar ketika sampai di Danau Rana. “Amazing Rana”.

“FPB 2017 di  tahun kedua ini sengaja kita  mengusung tema “Danau Rana Menyapa Dunia” agar lebih dikenal lagi sehingga  menjadi  destinasi pariwisata Kabupaten Buru, Maluku dan Indonesia,” kata Istanto.

Loading...

FPB merupakan  ivent yang  digelar Dispar Kabupaten Buru untuk promosi dan  meningkatnya kunjungan wisatawan nusantara dan manca negara ke wilayah itu. Ia menyatakan, target kunjungan wisatawan  ke Buru untuk tahun lalu saat pelaksanaan FPB  2016 melampaui target kunjungan wisatawan nusantara yang ke Buru. Karena itulah tahun ini  Dispar Kabupaten Buru menggelar kegiatan  yang sama.

Menurut Istanto, dengan keberhasilan dan kesuksesan FPB tahun 2016,  pada  ivent FPB 2017, Dispar Kabupaten Buru akan bekerjasama dengan pelaku usaha pariwisata di kabupaten  itu untuk bersama-sama mengembangkan dan menjual pariwisata di Kabupaten Buru melalui paket-paket wisata. Ia menyatakan, selain wisata alam dan sejarah, Dispar juga akan menyajikan wisata agro (perkebunan buah Naga, Jeruk, rambutan, persawahan, hotong) yang menjadi andalan di Kabupaten Buru sebagai daerah unggulan pertanian.

Kabupaten Buru merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Maluku yang kaya akan hasil alamnya  diantaranya, minyak kayu putih, tambang emas dan juga hasil rempah-rempah.  Selain itu, Kabupaten Buru memiliki pesona alam yang sangat indah baik laut, spot diving, air terjun, maupun pegunungan.

Toleransi masyarakat dan produk olahan dan kerajinan rumahan yg menjadi ciri khas masyarakat Buru menjadi daya tarik wisata kuliner di Kabupaten Buru. “Untuk itu, Dinas Pariwisata akan terus berupaya untuk mengembangkan Kabupaten Buru agar lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia,” tandas Istanto. (ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *