Danrem 151/Binaiya Buka Latposko II Yonif 731/Kabaresi

by
Danrem 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian K. Tehuteru membuka Latposko II Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi di Mako Yonif 731/ Kabaresi, Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (26/2).

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian K. Tehuteru membuka secara resmi Latihan Posko II (Latposko II) Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi. Pembukaan diawali dengan Jam Pimpinan di Markas Komando (Mako) Yonif 731/ Kabaresi, Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (26/2).

Sebanyak 300 Prajurit mengikuti jam Pimpinan Pembukaan Latposko II tersebut. Pembukaan Latihan Posko II Yonif 731/Kabaresi kali ini mengangkat tema “Yonif 731/Kabaresi melaksanakan Operasi Pembersihan di Wilayah Maluku Komplek dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi lawan Insurjensi Korem 151/Binaiya.

Latposko II Yonif 731/Kabaresi sesuai dengan jadwal latihan akan berlangsung selama tiga hari di Banda Baru Komplek, Kabupaten Malteng yang  dimulai dari tanggal 26 sampai 28 Februari 2018. Danrem 151/Binaiya dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit karena dapat melaksanakan tugas dengan baik serta memegang teguh disiplin dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

“Saat ini kita sudah mendapat kepercayaan dari publik karena telah menunjukkan profesionalisme dalam mengamalkan Sapta Marga dan Sumpah prajurit dalam kehidupan sehari-hari, salah satu contohnya seperti Latposko II yang kita akan laksanakan, untuk itu agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam latihan prajurit harus sungguh-sungguh dalam melaksanakan latihan ini, “ujar Danrem.

Lebih lanjut dikatakan, diharapkan seluruh prajurit untuk saling mengisi dan memberitahu satu sama lain, sehingga prajurit mempunyai wawasan yang lebih luas degan adanya perkembangan alat komunikasi yang ada dan dimanfaatkan dengan baik, harus bijaksana dalam mempergunakannya. “Bintara harus menguasai ilmu Danton dan Tamtama harus menguasai ilmu Bintaranya dan anggota harus menguasai Ilmu dari Komandannya dan siap untuk menjadi seorang pemimpin dalam pelaksanaan tugas,” ungkap Danrem.

“Anggota harus menguasai dan mengamalkan Ilmu Latposko II yang akan dilaksanakan dan harus bisa menjawab apabila ada pertanyaan dari Komando atas mengenai prosedur latihan, anggota harus menjaga fisik dalam melaksanakan tugas karena itu merupakan modal utama dan harus punya kemauan yang tinggi dalam membina fisik untuk menghadapi segala macam tantangan yang akan kita hadapi, kebersihan di satuan harus dijaga, dipertahankan dan disiplin pribadi harus terjaga. Anggota harus pintar-pintar dalam mencari pasangan hidup untuk menunjang tugas sehari-hari, kriteria untuk mencari istri seorang prajurit harus punya kriteria yang tinggi seperti Bebet Bibit dan Bobot (3B),” kata Danrem.

Danrem menghimbau, untuk menghadapi tantangan tugas dan masalah kedepan dalam kehidupan sehari-hari, prajurit harus banyak mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam melaksanakan latihan Posko II ini, Prajurit harus banyak bertanya untuk mendapatkan tambahan ilmu yang lebih luas dan mahir dalam melaksanakan tugas pokok kedepan. (IAN)