Dantje Damaling Bantah Ada Pungutan Liar Diklat Calon Kepsek

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Staf bidang Pendidik dan tenaga Kependidikan kota Ambon Dantje Damaling membantah adanya pungutan liar yang diambil saat kegiatan Diklat kepada 60 calon kepala sekolah di Ambon beberapa waktu lalu.

“Dalam proses itu (baca,diklat), Beta seng pernah turun ke sekolah-sekolah, sehingga Beta heran ada informasi pungutan liar dan pemerasan kepala sekolah,” kata Dantje kepada wartawan di Kantor Terasmaluku.com, Selasa (23/3).

Dia mengaku, jika informasi pungutan liar ini dia dapati dari rekannya yang melihat dari postingan di media sosial, sehingga dia merasa nama baiknya tercoreng terkait pemberitaan pemerasan dan pungutan liar tersebut.

“Saya terima informasi lewat rekan, ini tentang nama baik saya yang tercoreng, padahal saya tidak melakukan hal tersebut,” katanya.

Akibat dari pemberitaan itu, dia langsung dipindahkan dari sebelumnya di Staf bidang Pendidik dan tenaga Kependidikan, ke pegawai di Dinas pemuda dan olahraga Pemkot Ambon.

“Dari informasi pungutan liar itu saya langsung dipindahkan begitu saja di Dispora,” ujarnya.

Sementara, calon peserta Diklat kepala sekolah Daniel Ryn Samaleleway mengatakan, dirinya mewakili 60 calon kepala sekolah lainnya juga membantah adanya pemerasan kepada mereka semua.

“Saya mewakili 60 teman-teman seng pernah ada pemerasan apapun terhadap kepala sekolah,” ungkapnya.

Dia mengaku, jika mereka melakukan kumpul dengan Staf bidang Pendidik dan tenaga Kependidikan kota Ambon itu untuk membicarakan terkait masalah juknis kegiatan bukan mengumpulkan anggaran.

“Kita tidak pernah ada sekalipun pengumpulan uang,” tandasnya.(ALFIAN SANUSI)