Dari Ambon, Wakil Menteri Agama : Musik Qasidah Harus Jadi Perekat Masyarakat

by
Wakil Menteri Agama RI, KH. Zainut Tauhid Sa'adi (baju merah) bersama sejumlah pejabat menabuh rebana tanda membuka Lasqi Tingkat Nasional ke XXVI di Lapangan Tahapary Tantui, Kota Ambon, Senin (25/11/2019). FOTO : ALFIAN SANUSI

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Wakil Menteri Agama RI, KH. Zainut Tauhid Sa’adi membuka Pemilihan Duta Qasidah Tingkat Nasional ke XXVI di Lapangan Tahapary Tantui, Kota Ambon, Senin (25/11/2019) malam. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 29 November di Kota Ambon.

Dalam pembukaan tersebut Wakil Menteri berharap musik qasidah bisa menjadi pengikat masyarakat Indonesia yang mempunyai suku, agama dan budaya yang berbeda. “Saya berharap kiranya music qasidah bisa menjadi pengikat masyarakat Indonesia yang beraneka latar belakang, baik suku, agama dan budaya,” kata Zainut.

Dia mengatakan, Seni Qasidah yang dilombakan harus terus mengikuti perkembangan zaman melalui alat musik moderen saat ini. Namun lanjut dia harus tetap mempertahankan keaslian dari musik qasidah. “Keaslian musik qasidah harus tetap dipertahankan, walaupun alat musik modern sudah masuk,” ujarnya.

Menurutnya, seni qasidah adalah ekspresi rohani yang mengungkapkan nilai keindahan baik syair, nyanyian, lukisan atau pahatan.”Seni adalah keindahan dan dapat tampil dalam berbagai bentuk dan cara, apapun itu selama menuju nilai mulia,” kata Zainut.

Wakil Menteri Agama juga mengatakan, setiap karya seni yang ditunjukan dapat meningkatkan keimanan dan nilai kemanusiaan.”Identitas bisa dibangun dengan musik, tidak ada kata usaha karena musik adalah sesuatu yang indah,” katanya.

Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno menyampaikan selamat datang kepada para peserta dari setiap daerah di Indonesia. “Karena ditunjuknya Kota Ambon sebagai tuan rumah adalah sebuah penghargaan untuk Maluku khususnya Kota Ambon,” kata Orno.

Pada pembukaan Lasqi ini, Wakil Menteri Agama, Wakil Gubernur Maluku, Istri Gubernur Maluku, Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan para pejabat lainnya menabuh rebana yang diikuti atraksi musik bernuasa religi. (ALFIAN SANUSI)