Datang ke Ambon, Menteri Sosial Beri Bantuan kepada Korban Gempa

by
Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau lokasi pengungsian serta beri bantuan di Lapangan Hatukau Desa Batumerah, Ambon (30/9). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON  –  Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan bantuan kepada para penyintas gempa di Maluku saat kunjungan langsung di Ambon siang tadi (30/9/2019).

Agus yang datang didampingi oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan dukungan penuh dari pemerintah pusat juga perintah langsung Presiden RI, Joko Widodo.

“Saya dapat pesan langsung dari pak presiden untuk perhatikan Maluku,” kata Agus usai meninjau sejumlah tenda di pos pengungsian Lapangan Hatukau desa Batumerah Kota Ambon.

bentuk bantuan nyata yang diberikan yakni kepada warga yang kehilangan anggota keluarganya saat terjadi gempa. Bantuan itu, kata Agus, merupakan bantuan sosial Ahli Waris. Mereka akan mendapat santunan sebesar Rp 15 juta perorang.

BACA JUGA: https://terasmaluku.com/kementrian-sosial-kirim-bantuan-untuk-korban-gempa-ambon/

“Kami siapkan bantuan untuk keluarga warga yang kehilangan anggota keluarganya. Ini bisa bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” terang mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI periode 2009 – 2014 itu.

Dari data yang diperolehnya, jumlah total korban meninggal dunia akibat gempa sebanyak 34 orang. Nantinya bansos tersebut akan disalurkan langsung melalui pemerintah daerah kepada keluarga korban yang berhak mendapatkannya.

loading...

Bantuan lain juga diberikan kepada warga yang punya usaha mikro. Agus menyebut besar bantuan yang dialokasikan untuk gempa di Maluku sebesar Rp 1,3 miliar. Sebagian di anataranya untuk penyaluran bansos usaha ekonomi produktif (UEP).

Bantuan kemensos UEP itu bagi warga yang memiliki usaha mikro namun hancur diterjang gempa. “Kami siapkan UEP ini agar warung kembali beroperasi sehingga sedikit banyak kegiatan ekonomis cepat normal di lokasi terdampak,” bebernya.

Namun untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran, akan ada tahap verifikasi dan validasi data di lapangan. Besar bantuan yakni Rp 5 juta kepada masing-masing usaha mikro yang terdampak gempa.

UEP ini, lanjut Agus, bersifat stimulan. Artinya warga harus lebih mandiri mengelola modal awal yang diebrikan pemerintah untuk menghidupkan kembali usaha yang sempat mati. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *