Delapan Bulan Buron, DPO Terpidana Korupsi Water Front City Namlea Ditangkap di Jambi

by
FOTO : VIVANEWS

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Muhammad Ridwan Pattilow (44), DPO terpidana perkara korupsi Water Front City (WFC) Namlea, Kabupaten Buru akhirnya diamankan Tim Tangkap Buronan (TABUR) Kejaksaan Agung RI bersama Tim Kejati Jambi dan Kejati Maluku setelah delapan bulan namanya buronan.

Berdasarkan siaran pers Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi yang diterima Terasmaluku.com, Rabu (11/11/2020) disebutkan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Johanis Tanak, terpidana Pattilow diamankan di Cadas, Jalan Sungai Putri Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, Provinsi Jambi Rabu 11 Oktober 2020 sekitar puku 10.00 WIB setelah buron sejak proses banding 24 Februari 2020.

DPO terpidana Ridwan Pattilow merupakan Site Enggineer CV. Inti Karya sekaligus Konsultan Pengawas.

Lebih lanjut dijelaskannya, berdasarkan Surat Kejaksaan Tinggi Maluku Nomor : R-755/Q.1/Dsp.1/11/2020 tanggal 06 November 2020, Muhammad Ridwan Pattilow, ST merupakan Terpidana dalam tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Dana Dalam Kegiatan Pembangunan Water Front City Kota Namlea tahap I Tahun Anggaran 2015 dan Tahap II Tahun Anggaran 2016 pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru dengan kerugian mencapai Rp. 6.638.791.370,26.

Loading...

Sementara sesuai Putusan Pengadilan Tinggi (PT) Ambon Nomor: 2/PID.SUS-TPK/2020/PT AMB, Muhammad Ridwan Pattilow, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan primair dan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 5 tahun dan denda sejumlah Rp. 300.000.000,00 dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.

“Rencananya DPO akan diterbangkan ke Ambon untuk dieksekusi di Lapas Ambon oleh Jaksa Eksekutor Kejati Maluku,”sebut Kajati Jambi, Johanis Tanak.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Maluku, Samy Sapulette yang dikonfirmasi Terasmaluku.com membenarkan jika Pattilow diamankan di Jambi olh Tim Tangkap Buronan (TABUR) Kejaksaan Agung RI bersama Tim Kejati Jambi dan Kejati Maluku. “Informasi yang saya peroleh juga seperti itu. Karena penangkapan DPO lintas Kejati jadi kita tunggu release resmi dari Kejaksaan Agung nanti baru saya sampaikan ya,”jawab Juru Bicara Kejati Maluku itu via seluler Rabu siang.

Kemungkinan besar lanjut Sapultte, seperti DPO-DPO terpidana korupsi lainnya, kemungkinan besar terpidana Ridwan Pattilow akan dieksekusi ke Ambon. “Lagi pula sama seperti biasanya kemungkinan besar akan dieksekusi di Ambon nanti kalau eksekusi akan segera saya infokan,”tandasnya. (Ruzady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *