Derita Suria, Warga Tanah Goyang SBB Dengan Penyakit Anehnya Yang Tidak Bisa...

Derita Suria, Warga Tanah Goyang SBB Dengan Penyakit Anehnya Yang Tidak Bisa Berobat

SHARE
Suria Saun terbaring di rumahnya Dusun Tanah Goyang Desa Loki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). FOTO : FADLI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-PIRU- Suria Saun, warga Dusun Tanah Goyang Desa Loki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) hanya bisa terbaring lemas, tak berdaya  di kamar rumahnya. Ia hanya tidur di lantai beralaskan tikar.

Perempuan berusia 54 tahun ini sejak dua tahun terakhir ini menderita penyakit aneh. Tangan kanannya membengkak dan kian membesar sehingga membuat Suria tak bisa gunakan baju lagi. Tubuhnya makin kurus akibat penyakit deritaanya itu. Ia hanya terbaring lemas dan tidak bisa beraktivitas lagi. Segalanya keperluan dilakukan anak dan suaminya.

Suria terpaksa dirawat seadanya oleh keluarga di rumahnya karena tidak punyai biaya untuk berobat ke rumah sakit. Walaupun penyakit yang dideritai Suria sudah diketahui Dinas Kesehatan Kabupaten SBB namun hingga saat ini belum ada langkah dari Dinas Kesehatan Kabupaten SBB untuk  penanganan medis kepada Suria.

Saat ditemui Terasmaluku.com, Senin (12/2) Putri  Suria, Susana Palisoa (24) mengungkapkan,pihaknya tidak dapat berbuat banyak untuk mengobati ibunya ke rumah sakit  karena tak punya biaya.  Untuk kebutuhan hari-hari saja sulit bagi keluarga nelayan dan petani ini, apalagi membawa Suria berobat ke rumah sakit.

“Kami tidak bisa membawa ibu lagi ke rumah sakit untuk pengobatan karena kesulitan biaya namun kami terus berusaha dengan pengobatan tradisional apa adanya  saja, siapa tau bisa menyembuhkan ibu,” kata Susana.

Ia mengungkapkan, ibunya pernah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Piru, Kabupaten SBB. Namun dokter yang menangani kala itu juga tidak bisa memastikan apa penyakit yang diderita Suria.

Bukan tambah sembuh, penyakit Suria kian memburuk. Tangannya kini makin membesar. Susana pun  berharap ada perhatian dari pemerintah agar ibunya bisa berobat lagi  ke rumah sakit, atau paling tidak ada diagnose dari dokter apa sebenarnya penyakit Suria.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBB, dr. Hermon Sesa yang dihubungi Terasmaluku.com mengatakan, pihaknya sudah mengambil sampel darah Suria untuk dites. Dan hasilnya,  Suria  bukan menderita  penyakit kaki gajah seperti yang dikira sebelumnya.

“Ternyata setelah hasil pemeriksaan darah, penyakitnya bukan karena kaki gajah. Kami belum bisa pastikan jenis penyakit apa a yang dideritai ibu Suria itu,” kata Sesa. Kini pihak keluarga berharap ada perhatian dari pemerintah untuk kesembuhan Suria. (Fadli)

loading...