Detik-detik Kepanikan Warga Saat Puting Beliung Terjang Dusun Paser Putih Wakal

by
Salah satu warga korban angin puting beliung di Dusun Paser Putih Desa Wakal Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Maluku, Jumat (26/1/).

TERASMALUKU.COM,-AMBON,– Angin puting beliung menerjang Dusun Paser Putih Desa Wakal Kecamatan Leihitu  Kabupaten Maluku Tengah (Malteng)  Maluku, Jumat (26/1/) dini hari. Akibat peristiwa ini, empat unit rumah warga setempat rusak berat.

Usman Nakul, warga Dusun Paser Putih menuturkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.15 WIT  pada  Jumat dini hari. Saat peristiwa terjadi, warga dalam keadaan tertidur nyenyak. Terjangan angin puting beliung membangunkan dan membuat warga panik. “Warga dalam keadaan tertidur. Angin keras menghancurkan rumah  warga,atap rumah dibawa angin kencang. Saat itu warga terbangun dan  panik apalagi kejadian di malam hari,” ungkap Usman.

Di tengah kepanikan dan angin kencang itu, warga korban puting beliung menyelamatkan diri dalam keadaan gelap gulita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun perobat rumah warga juga ikut rusak tertimpa bangunan rumah.

Menurutnya, sebelum terjadi angin puting beliung, sempat turun hujan pada  Kamis sore hingga Jumat dini hari. Selain hujan, cuaca juga kurang membaik, angina kencang. “Iya namanya juga musibah. Kita tidak tahu kapan dia akan datang dan tidak. Atas kondisi ini saya berharap, pemerintah bisa membantu memperbaiki pemukiman kami yang rusak,” harap Usman.

Usman bersama korban lainnya kini mengungsi ke rumah kerabat mereka.Terkait peristiwa ini, pemerintah desa setempat sudah meninjau lokasi dan sudah disampaikan kepada Bupati Malteng dan Gubernur Maluku.

Kapolsek Leihitu, AIPTU. Dzafar Lessy,  membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Dia mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dan langsung mengkroscek. “Kami mendapat informasi bahwa angin puting beliung menerjang Dusun Paser Putih. Informasinya terjadi sekitar pukul 02.15 Jumat dini hari,” ungkapnya membenarkan.

Setelah menerima informasi tersebut, lanjut Lessy, paginya seusai apel, pasukan langsung dikerahkan ke tempat kejadian perkara. Di TKP, pihaknya langsung membantu warga membersihkan material reruntuhan yang dihantam angin puting beliung. “Kerugian yang dialami warga mencapai puluhan juta rupiah. Peristiwa ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah desa, camat dan pemerintah daerah,” pungkas Lessy. (DIT)