Dicopot Dari Jabatan Komisaris Utama Bank Maluku Malut, Sam Latuconsina Ungkapkan Ini ke Publik

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sam Latuconsina dicopot dari jabatan Komisaris Utama PT. Bank Maluku-Maluku Utara.

Ini terungkap dari postingan mantan Wakil Walikota Ambon itu di laman Facebooknya Selasa (13/7/2021) sekitar satu jam lalu.

Melalui postingannya, Sam mengungkapkan Selasa hari ini dirinya telah diberhentikan dari jabatan Komut Bank Plat Merah itu melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Maluku Malut yang dilangsungkan di Swiss Bell Hotel Ambon.

Dalam postingan ini, ada sejumlah hal yang diungkapkan Sam.

Berikut isi ungkapan Sam Latuconsina :

*Jabatan itu Amanah*

Assalamu alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillah… hari ini, Selasa 13 juli 2021, bertempat di Hotel Swissbel Ambon, telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Maluku Malut, dimana salah salah satu agendanya adalah pemberhentian saya, M.A.S Latuconsina dari jabatan Komisaris Utama.

Postingan Sam Latuconsina. Foto : tangkapan layar

Sebagai orang yang beriman, tentu saya menerimanya dengan lapang dada karena meyakin bahwa jabatan itu hanyalah amanah dan titipan sementara dan dapat diambil kembali kapan saja oleh Allah S.W.T. dengan sebab yang beragam sesuai realitas yang terjadi.

Saya bersyukur ketika lewat RUPS sirkuler pada tgl 28 April 2020, saya ditetapkan sebagai Komisaris Utama dan Bank Maluku Malut sebagai ladang pengabdian yang baru bagi saya, tentu saja dengan melewati berbagai persyaratan sesuai peraturan yang berlaku.

Sejak diangkat sampai dengan diberhentikan sebagai komisaris utama, saya telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab selama satu tahun 2 bulan 13 hari, yang seharusnya masa jabatan saya adalah 4 tahun sesuai keputusan RUPS waktu itu.

Selama melaksanakan tugas dan tanggung jawab itu, saya bekerja secara profesional dengan menegakkan prinsip-prinsip _good corporate governance_ dan menjadikan OJK Wilayah Maluku sebagai partner dalam usaha memajukan bank plat merah ini.

Banyak hal yang memang harus diperbaiki, mulai dari kondisi SDM yang masih kurang, baik secara kuantitas maupun kualitas, termasuk persoalan-persoalan lama yang masih menjadi beban bank plat merah ini. Ambil misal kasus pembelian lahan di surabaya dan kasus REPO, masih maraknya _fraud_ di cabang-cabang dan kredit macet yang berujung masalah hukum. Disamping itu, keberadaan yayasan-yayasan yang belum dikelola maksimal, hingga aset mangkrak dan perbagai persoalan klasik lain yang masih melilit bank ini.

Alhamdulillah, dengan niat dan kerja sama yang baik antar pengurus dan segenap karyawan PT Bank Maluku Malut, semua persoalan diatas mulai dapat diurai satu persatu.

Hal itu dapat dibuktikan dengan kondisi bank Maluku hari ini sebagai berikut:

*1.* Pecapaian Kinereja Bank Maluku Malut pada posisi 30 juni 2021 menunjukan kinerja yang sangat baik dimana realisasinya melebihi target rencana bisnis bank.
*2* Tingkat kesehatan bank berada di level 2/komposit 2, yang sebelumnya berada di level 3.
*3* Pengurus Bank Maluku Malut yang terdiri dari komisaris dan direksi sudah lengkap, masing-masing komisaris orang dan direksi empat orang. Hal seperti ni baru terjadi di th 2021.
*4* _Grand Design Human Capital Management_ (GD-HCM) Bank Maluku Malut dipastikan akhir tahun ini sudah terealisasi sehingga dapat menjadi _guide_ bagi pembenahan SDM Bank Maluku Malut.

Tentu saya berharap sungguh kondisi bank Maluku Malut yang sudah baik ini harus tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan di waktu mendatang.
Untuk itu di kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemegang saham PT. Bank Maluku Malut yang telah meberikan kepercayaan kepada saya untuk menjabat sebagai komisaris utama, seraya memohon maaf atas kekhilafan yang telah saya lakukan selama mejalankan tugas selama ini juga ucapan terima kasih kepada teman-teman komisaris, direksi dan segenap karyawan PT Bank Maluku Malut, atas kerja samanya selama ini disertai permohonan maaf apabila ada salah baik disengaja maupun tdk disengaja.

Tiada gading yg tak retak, kebenaran hanyalah milik Allah semata.
Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada istri dan anak-anak tercinta, serta kedua orang tua dan adik-adik saya yang selalu mendukung dan mendorong di manapun saya mengabdi.
Terima kasih khusus kepada segenap sahabat dan teman-teman seperjuangan juga masyarakat luas yang telah membantu baik langsung maupun tidak langsung.

Jangan sekali kali kau gadai harga diri dan kebebasanmu hanya karena sebuah jabatan krn jabatan itu adalah amanah yang harus ditunaikan dengan penuh rasa tanggung jawab untuk kemaslahatan banyak orang bukan untuk pengabdian kepada orang perorang..
Sampai bertemu di ladang pengabdian lainnya…
Insha Allah!. (Ruzady)