Didemo, Panwaslu Tual Minta Warga Ikut Lakukan Pengawasan Pelanggaran Pilkada

by
Puluhan orang yang menamakan diri APMB berunjukrasa di Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tual, Jumat (13/4).

TERASMALUKU.COM,-TUAL-Puluhan orang yang menamakan diri Aliansi Peduli Masyarakat Bersatu (APMB) berunjukrasa di Kantor Panitia Pengawas Pemilu  (Panwaslu) Kota Tual, Jumat (13/4). Sementara itu, Panwaslu Tual meminta warga ikut melakukan pengawasan partisipasi atas setiap pelanggaran yang dilakukan pasangan calon (Paslon) dan tim suksesny.

Dalam aksinya, pengunjukasa meminta Panwaslu Kota Tual agar menjalankan fungsi pengawasan dengan baik sesuai Undang-Undang yang berlaku. Massa menyatakan mendukung setip langkah Panwaslu Kota Tual dalam menegakan aturan bagi setiap pelanggaran yang dilakukan Paslon kepada daerah baik Pilgub Maluku maupun Pilkda Kota Tual.

“Kami mendesak kepada Panwaslu untuk lebih tegas dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasannya kepada pasangan calon dan tim suksenya dalam menyampaikan orasi politiknya yang dapat memicu provokasi dan ujaran kebencian sehingga dapat mengganggu Kamtibmas di Kota Tual,” kata koordinator aksi, Sahabudin Arifin di depan Kantor Panwaslu Kota Tual.

Dia menjelaskan, terwujudnya Pilkada damai di Kota Tual juga tergantung Panwaslu Kota Tual, sebagai penegak hukum Pilkda.”Kami tegaskan kepada Panwaslu untuk memberikan sanksi kepada oknum-oknum yang melakukan pelanggaran pemilu,”katanya.

Dia berharap Panwaslu Kota Tual segera melakukan pertemuan dengan pasangan calon atau tim sukses pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tual. “Panwaslu dapat mengundang Paslon dan tim suksesnya  agar dapat mengingatkan kembali Naskah Pernyataan Pilkada Damai yang telah disepakati oleh masing-masing pasangan calon untuk menjaga Kamtibmas di Kota Tual menjelang Pilkada 27 Juni 2018,” ungkapnya.

Koordinator Devisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kota Tual, Junaidi Bugis saat menemui pendemo menyatakan Panwaslu Kota Tual menerima saran dan masuk yang disampaikan oleh APMB. “Pada prinsipnya kami menerima tuntutan sebagai masukan kepada kami dalam menjalankan tugas pengawas pemilu. Kami menyampaikan terimahkasih atas atensi dan dukungan warg kepada dalam menjalankan tugas- tugas pengawasan,”katanya.

Junaidin juga meminta para pendemo untuk ikut melakungan pengawasan partisipasi atas setiap pelanggaran pelaksanaan Pilkada di Kota Tual. Laporkan jika menemukan setiap dugaan pelanggaran yang dilakukan Paslon maupun tim suksesnya kepada Panwaslu atau Panwascam. Tentu laporan tersebut dengan bukti-bukti yang cukup, dapat dipertanggungjawabkan serta tidak mengandung fitnah. (AS)