Diduga Aniaya Anak Angkat Hingga Meninggal, Suami Istri Ini Ditangkap Polresta Ambon

by
Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang memberikan keterangan pers terkait penganiyaan seorang bocah yang diduga dilakukan pasangan suami istri, Kamis (8/10/2020). FOTO : ALFIAN SANUSI

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aparat Polresta Pulau Ambon menangkap pasangan suami istri (Pasturi) karena diduga melakukan penganiayaan terhadap anak angkat mereka berusia 8 tahun dengan inisial JU di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.

Suami istri adalah Edy Manusu dan Maria Kabir alias Merry ditangkap Rabu (7/10/2020) malam.

“Kita sudah amankan suami istri yang diduga menganiaya anak angkat hingga tewas di rumah mereka kawasan Kudamati,” kata Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Kamis (8/10/2020).

Merry adalah seorang guru SD, sedangkan suaminya adalah sopir Ambulance RSUD dr Haulussy Ambon. Leo mengatakan penganiayaan terjadi beberapa hari lalu. Saat korban dalam keadaan lemas karena dianiaya, Pasutri kemudian mengembalikan bocah itu ke orang tuanya.

Loading...

Kapolresta mengatakan pihaknya belum mengetahui motif dari penganiyaan tersebut. Polisi juga akan melakukan otopsi jenazah anak itu.

“Untuk mengetahui penyebab kematiannya kita akan otopsi jenazah tersebut. Karena korban sudah dikuburkan, setelah dibongkar untuk otopsi kita akan kuburkan kembali,” kata Leo.

Saat ini, tambah Loe pihaknya sedang menunggu kesiapan dokter untuk melakukan pembongkaran makam mayat bocah 8 tahun itu agar secepatnya dilakukan otopsi. “Kemungkinan Senin kita akan bongkar makamnya,” ujar dia.

Leo menambahkan, akibat perbuatannya, Pasturi dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.  Saat ini Pasturi tersebut sudah di tahan di Mapolresta Ambon. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *