Diduga Cabuli Seorang Bocah, Ketua Perindo Kota Tual Dijeblos ke Penjara

by
Kapolres Malra AKBP Indra Fadillah Siregar

TERASMALUKU.COM,-TUAL-Ketua Partai Perindo Kota Tual berinisial MI ditahan Kepolisian Resor Maluku Tenggara (Malra) terkait kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak berusia lima tahun.MI ditahan di tahanan Polres Malra.”Setelah kita mengumpulkan alat bukti, keterangan saksi dan lainnya maka kita naikan statusnya, MI menjadi tersangka dan sudah kita lakukan penahanan di Polres Malra,” kata Kapolres Malra AKBP Indra Fadhila Siregar kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (25/9/2018).

Tersangka MI adalah pensiunan PNS berusia 65 tahun dan juga Ketua Partai Perindo Kota Tual. Kapolres menjelaskan pencabulan terjadi pada 24 April 2018. Saat itu kasusnya dilaporkan ke Polres Malra. Berdasarkan laporan tersebut, Polres Malra melakukan penyidikan dan penyelidikan. “Kami akhirnya mengetahui bahwa kejadian terjadi pada tanggal 24 April 2018 sekitar pukul 17.30 WIT di garasi mobil tersangka kompleks Islamic Center Kota Tual,” kata Kapolres.

Loading...

Kapolres mengungkapkan korban adalah seorang anak perempuan berusia lima tahun berinisial S yang juga tetangga tersangka.
“Bukti-bukti yang kami peroleh diantaranya, keterangan dari korban, pakaian korban, hasil visum, dan hasil pemeriksaan DNA adalah bukti penting, dimana hasil DNA inilah yang membuat kita menunggu cukup lama,”ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres pihaknya kini tengah merampungkan berkas acara pemeriksaan tersangka MI untuk dikirim ke kejaksaan.
Tersangka MI adalah Calon Anggota Legislatif dari Perindo. Terkait hal ini, Kapolres mengatakan pihaknya bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga polisi tidak melihat status lainnya.

Kapolres mengatakan atas perbuatannya, tersangka MI dijerat dengan pasal 76 dan pasal 82 ayat 1 UU nomor 17 tahun 2016 tentang peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (AS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *