Dijemput Paksa, Tersangka Korupsi Lahan Tawiri Johana Soplanit Masuk Lapas Perempuan Ambon

by
Tersangka JOhana R. Soplanit saat akan naiki mobil tahanan, Jumat (23/7/2021). Foto : Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tak kunjung penuhi panggilan, tersangka Johana R. Soplanit langsung ditangkap dan dijebloskan ke Lapas Perempuan Ambon, Jumat (23/7/2021) malam.

Johana ditangkap sekitar pukul 11:00 WIT Jumat siang tadi dan kemudian digiring masuk ke Lapas Perempuan Ambon deengan menggunakan mobil tahanan bernomor polisi DE 8478 AM sekitar pukul 19:30 WIT untuk ditahan selama 20 hari kedepan usai jalani pemeriksaan di kantor Korps Adhyaksa Maluku.

Johana adalah tersangka keempat dalam kasus korupsi Anggaran Pendapatan Asli Negeri (APAN) Tawiri dari hasil pembebasan lahan untuk pembangunan dermaga dan sarana prasarana Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon di Negeri Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon pada tahun 2015.

Kajati Maluku, Rorogo Zega saat berikan keterangan terkait penangkapan dan penahanan tersangka Johana Soplanit Jumat (23/7/2021) malam di aula kantor Kejati Maluku, Ambon. Foto : terasmaluku.com

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rorogo Zega mengatakan tersangka Johana ditangkap karena tak kunjung nongol dihadapan Penyidik Kejati Maluku mesti surat panggilan sudah tiga kali dilayangkan kepadanya.

Sekedar tahu, Johana merupakan satu dari empat tersangka yang ditetapkan Penyidik Kejati Maluku pada 24 Juni 2021 dalam kasus yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 3,8 miliar akibat menyalahgunakan pendapatan negeri yang seharusnya dimasukkan ke dalam kas negeri.

Sebelumnya, tiga rekan tersangka Johana sudah lebih dulu diboyong ke Rutan Ambon.

Tiga tersangka yang ditahan di Rutan Kelas IIA Ambon selama 20 hari kedepan ini masing-masing Raja Negeri Tawiri, Jacob Nicolas Tuhukeruw (JNT), Joseph Tuhuleruw (JST) yang merupakan mantan Raja dan Jerry Tuhuleruw (JRT) Saniri Negeri. Mereka ditahan sejak Kamis 8 Juli 2021.

BACA JUGA : Jadi Tersangka, Raja Negeri Tawiri Cs Dijebloskan ke Balik Jeruji Besi