Dijerat Dengan UU Perlindungan Anak, Dua Lelaki di Namlea Ini Terancam Hukuman 15 Tahun

by
Ilustrasi

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dua orang lelaki di Namlea, Kabupaten Buru inisial RU (46) dan RK (41) resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur.

Kedua tersangka ini kini mendekam di balik jeruji besi Polres Pulau Buru.

BACA JUGA : TERLALU, Dua Lelaki di Namlea Ini Tega Rudapaksa Gadis Usia 12 Tahun

Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda M.Y.S Jamaludin mengatakan keuda tersangka ini terancam hukuman penjara selama 15 tahun maksimal atas perbuatan bejad keduanya terhadap korban yang masih berusia 12 tahun.

“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara maksimal,”tuturnya saat diwawancarai terasmaluku.com, Rabu (15/9/2021) via seluler dari Ambon.

Oleh penyidik Polres Pulau Buru, kedua tersangka ini disangkakan dengan Pasal 81 Ayat 1 dan Ayat 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pegganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Noor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo Pasal 76D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak untuk tersangka RU.

“Sedangkan tersangka RK dikenakan Pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU Jo Pasal 76D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,”tandasnya. (Ruzady)