Dinas Pariwisata Kembangkan Sektor Bawah Laut Maluku

by
Sekda Maluku, Kasrul Selang dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku, Iwan Asikin menggelar pertemuan dengan stakeholder pariwisata untuk pengembangan wisata Maluku, Sabtu (16/11/2019). FOTO : DINAS PARIWISATA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Provinsi Maluku akan mengembangkan potensi sektor wisata Maluku. Pengembangan tersebut lebih dikhususkan pada wisata bawah laut, keunggulan yang dimiliki Maluku berada pada alam bawah lautnya. Untuk mengembangkan potensi wisata bawah laut tersebut, Dinas Pariwasa dan Ekonomi Kreatif Maluku menggelar pertemuan dengan berbagai stakeholder pariwisata membahas pengembangan wisata bawah laut Maluku pada Sabtu (16/11/2019).

Pertemuan dipimpin Sekda Maluku, Kasrul Selang dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku, Iwan Asikin. “Kita telah melakukan pertemuan dengan berbagai stakeholder parawisata untuk pengembangan wisata khususnya, wisata bawah laut yang dimiliki Maluku,” kata Iwan Asikin kepada Terasmaluku.com usai pertemuan itu.

Iwan mengatakan kekuatan parawisata yang dimiliki Maluku itu ada pada alam bawah lautnya yang sangat indah. Sehingga lanjut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku akan mengembangkan keunggulan tersebut. “Pemerintah Provinsi  juga sudah menyadari hal itu, bahwa Maluku itu punya kekuatan dibawah laut. Sehingga harus dikembangkan sehingga menjadi daya tarik lagi bagi wisatawan,” ujarnya.

loading...

Untuk meningkatkan wisata bawah laut, kata Iwan, pemerintah akan menggencarkan promosi soal alam bawah laut Maluku yang sangat indah itu di berbagai event nasional maupun internasional.”Kedepan kita sudah siapkan berbagai langkah, diantaranya kita  akan gencarkan promosi soal laut Maluku,” katanya.

Iwan juga mengakui masih banyak kekurangan sumber daya manusia (SDM) untuk pengembangan pariwisata Maluku. Diantaraya dive guideatau pemandu selam  di Maluku yang belum banyak.”Kita belum punya dive guide (pemandu selam) yang tersertifikasi, sehingga harus meningkatkan sertifikasiguide selam,” katanya.

Iwan menambahkan, untuk meningkatkan sertifikasi pemandu selam, setiap tahunnya Pemprov Maluku memiliki jatah untuk mengikuti kelas diving sebanyak 25 orang. Namun Maluku tidak pernah mencapai target. “Karena itu kedepan kita akan berusaha agar target tersebut kita penuhi sehingga dapat mengembangkan potensi pariwisata bawah laut Maluku,” ungkap Iwan.

Sekda Maluku Kasrul Selang mengatakan pertemuan ini dilakukan untuk memperoleh masukan dari pelaku wisata di lapangan. “Pertemuan seperti ini harus sering dilakukan saat santai seperti ini diluar jam kerja sehingga  terkesan tidak formil. Tujuannya untuk menyatuhkan pandangan terutama dari pelaku wisata demi pengembangan pariwisata Maluku,” kata Kasrul. (ALFIAN SANUSI)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *