Dinas Pertanian : Hingga Kini Hewan Kurban di Maluku Bebas Penyakit Buras

by
Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Maluku Djasmin Badjak. FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Petugas Dinas Pertanian Maluku melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengawasan hewan ternak sapi dan kambing yang masuk ke Kota Ambon, Selasa (29/8), jelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah. Pemeriksaan ini  lebih diutamakan untuk   sapi dan kambing yang akan dikurbarkan.

Petugas memeriksa kesehatan hewan di sejumlah lokasi penjualan hewan kurban di Kota Ambon, seperti di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan kawasan Tantui, depan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Maluku.

Loading...

Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Maluku  Djasmin Badjak saat memimpin pemeriksaan hewan ternak  itu  menyatakan, hingga kini hewan kurban baik sapi dan kambing di wilayah Maluku, aman, bebas dari penyakit buras, penyakit pada hewan.

“Berdasarkan hasil pengawasan dan pemeriksaan kesehatan untuk Provinsi Maluku hingga saat ini belum ditemukan adanya penyakit buras pada sapi dan kambing. Kami berharap dengan pembinaan dan pengawasan  di lapangan tidak ditemukan penyakit pada hewan di Maluku,” kata Djasman kepada wartawan.

Djasman menyatakan, berdaraskan instruksi Kepala Dinas Pertanian Maluku, seluruh hewan ternak, sapi dan kambing yang masuk ke Kota Ambon harus diperiksa kesehatannya. Namun pemeriksaan diutamakan untuk hewan kurban.  Pemeriksaan dan pengawasan hewan kurban juga dilakukan petugas dinas pertanian kabupaten kota se Maluku.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini penting, agar masyarakat nyaman membeli hewan kurban  sesuai yang disyariatkan agama.  “Pengawasan hewan kurban ini juga agar masyarakat yang membeli hewan kurban, kemudian   melakukan pemotongan dan dikonsumsi nanti, itu pun masyarakat merasa aman, tidak takut  terhadap berbagai penyakit yang timbul pada ternak,” katanya.

Djasman mengungkapkan, hewan kurban sapi dan kambing  yang masuk ke Kota Ambon berasal dari sentra di Maluku. Untuk sapi, dari Pulau Seram dan Pulau Buru, sedangkan kambing berasal dari Maluku Barat Daya, Pulau Seram, Pulau Buru dan sekitar Jazirah Leihitu.

Ia menyebutkan, hingga kini lebih dari 500 sapi dan kambing sekitar 400 ekor  yang masuk ke Kota Ambon jelang Hari Raya Idul Adha. Dari jumlah itu, untuk sapi yang sudah terjual sekitar 200 ekor, sedangkan untuk kambing terjual sekitar 150 ekor. “Kami terus memantau setiap hewan yang masuk ke Kota Ambon, agar kesehatannya benar – benar aman dari berbagai penyakit,” katanya. (ADI)