Dinilai Buang Anggaran, Anggota DPRD Minta Pemkot Ambon Batasi Membangunan Pasar di Kecamatan

by
Gedung DPRD Kota Ambon di kawasan Belakang Soya Kecamatan Sirimau Kota Ambon. FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Anggota DPRD Kota Ambon Leonora Far-Far meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon membatasi pembangunan pasar di tingkat kecamatan. Far-Far menilai pembangunan pasar di kecamatan selama ini  tidak efektif dan hanya membuang anggaran saja.

“Pembangunan pasar kecamatan  di Kota Ambon harus dibatasi. Banyak pasar yang dibangun tapi tidak difungsikan dengan baik. Makanya saya katakan upaya itu tidak efektif. Malah hanya buang-buang anggaran saja,” kata Far-Far  kepada wartawan di Balai Rakyat DPRD Kota Ambon, Senin (23/7/2018).

Anggota Fraksi PDIP ini mengatakan Pemkot Ambon belum jeli dalam melihat kondisi atau lokasi pasar yang dibangun. Contoh kasus, Pasar Tagalaya di kawasan Batu Gantong Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon hingga kini belum berfungsi dengan baik. Begitu juga pasar Nania dan Pasar Waiheru Kecamatan Baguala.

“Jangan hanya kejar program. Baiknya lihat dulu lokasi, apakah kedepan pasar yang dibangun itu bermanfaat atau tidak. Saya bicara karena yang kita lihat kondisi Pasar Tagalaya, Nania dan Pasar Waiheru seperti apa saat ini,” katanya.

Anggota Komisi II ini berpandangan, anggaran pembangunan pasar di kecamatan, baiknya digunakan  untuk pembenahan Pasar Mardika Ambon. Alasannya, Pasar Mardika sudah menjadi pasar favorit warga Kota Ambon. “Kita bicara ini soal tingkat kesukaan warga. Biarpun dibangun 10 pasar, tetapi jika tingkat kesukaan warga ada pada Pasar Mardika, maka pasar lainnya tidak akan berfungsi dengan baik,”katanya.

loading...

Far–Far menambahkan, anggaran yang keluar harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Karena jika memaksa untuk tetap membangun pasar baru, maka kenyataannya akan sama dengan pasar Tagalaya, Pasar Nania dan lainnya yang tidak berfungsi dengan baik.

“Prinsifnya anggaran yang ada lebih bagus dialokasikan  untuk pembenahan Pasar Mardika. Batasi bangun pasar baru karena kedepan pasar baru ini tidak akan berfungsi dengan baik,” katanya. Ia mengaku akan memanggil dinas terkait untuk membicarakan persoalan tersebut. (IAN)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *